OtomotifZone.com – Pelalawan. Ada yang menarik perhatian dalam event Kejuaraan Motocross Super Grasstrack Dundangan Open Cup yang digelar di sirkuit permanen Lubuk Kelubi, Dundangan Sorek, Kec. Pangkalan Kuras, Kab. Pelalawan, Riau. Ada kelas khusus cewek yang membuat panitia dan penonton gregetan.

Di wilayah Riau daratan, sejak pertengahan 2016 lalu balap garuk tanah jadi bergairah. Pemicunya adalah disediakan kelas khusus wanita buat lady crosser. Siapa yang tak tertarik? Apalagi pembalap yang turun berwajah manis, bukan tomboy. Tak salah bila kelas inipun menjadi yang ditunggu setiap event digelar.
“Kami sediakan kelas khusus ini karena peminatnya terus bertambah,” ujar Said RAC, promotor balap garuk tanah paling rajin bikin hajatan. Tercatat 11 starter cewek tampil pada Sabtu-Minggu (6-7/5) di event memperebutkan trofi Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pelalawan.
Sayang Amel Sedana dari Air Molek, Riau tak ikut meramaikan kompetisi. Nama Endang, Resty, Ulastri, Indah Ayu dan Nada Oktafiani mendominasi balapan. “Puas bisa juara 2. Sirkuitnya mantap, enak dibawa balap, jos lah pokoknya. Event selanjutnya mau tetap ikut dan berusaha jadi yang terbaik dan terdepan,” tutur Resty asal Pekanbaru berusia 21 tahun.
“Kelas ini punya daya tarik tersendiri. Sayangnya crosser yang turun masih pakai motor pinjaman sesama crosser. Padahal mereka sudah mulai mengerti dengan sistem kejuaraan. Bahkan minta dibuatkan sistem moto. Selama ini hanya dilepas satu race dan langsung final,” komentar Yakub Rainbow, MC nyentrik asal Pekanbaru yang selalu wara-wiri di sirkuit balap garuk tanah.
Apalagi setiap event selalu ada lady crosser baru yang muncul. Semakin lama tentunya semakin ramai. “Kalau bisa kelas ini lebih dihargai lagi. Bagi penyelenggara, janganlah mainkan di race terakhir karena juga membahayakan untuk kaum wanita ketika penonton semakin ramai di pinggir lintasan,” saran Resty. Setuju..!
Penulis : Noverry | Foto : Anto Oneal

