OtomotifZone.com-Purwokerto. Tak disangka dan tak terduga.. Wuih sampai mirip nama grup dangdut koplo ya.. Tapi benar ini adalah surprise untuk Daffa Krisna Putra. Tak di perhitungan sejak awal seri bahkan sampai saat balap. Semua berawal saat cerita tanpa skenario para pemerhati balap luput dari tebakkan. Semua tertuju pada Ahwin Sanjaya dan Dicky Ersa, siapakah yang bakal di depan karena selisih 7 point bikin masing-masing pendukung ketar-ketir.

Lampu hijau menyala! 2-3 lap keduanya berada di kerumunan lima besar. Tapi secara tiba-tiba motor bernomer 11 hilang dari pengintaian. Crash dan ada di urutan paling belakang. Pupus sudah harapan Dicky dan crew mekanik yang sempat menyemangati jelang start. Ahwin Sanjaya yang memacu motor dari team Yamaha Yamalube KYT TDR IRC Trijayaterus di depan sepanjang balapan sampai bendera finish berkibar. Namun hasil akhir menunjukan hasil yang kurang memuaskan. Ahwin terkena jump start. Alhasil dia di denda turun di posisi 8. Otomatis Daffa yang di urutan kedua naik ke posisi 1. Sedang Dicky yang dari buncit mampu di posisi 10 di akhir balap. Perhitungannya point sebelum Purwokerto di tambah point final yaitu Ahwin 97 + 8 = 105, Dicky 104 + 6 = 110, dan Daffa 89 + 25 = 114.

Itulah yang membuat kaget. Gak disangka bener.. “Aku gak tahu lho mas. Tadi teman-teman wartawan saya disuruh pakai kaos juara. lho juara apa? Ternyata setelah saya tanya saya juara umum MP4, ya sudah pakai kaosnya Dicky. Blas gak ada persiapan buat kaos juara.” kaget Daffa. “Kaget juga mas, wong Daffa gak ada target harus juara, yang penting main aman. Lagi pula fokus ngamankan point Dicky,” kata Pak Agus dan Istri yang ikut gembira dengan hasil Purwokerto. “Alhamdulillah, ini benar-benar kejutan yang tak disangka. Mungkin ini sudah rejeki yang di takdirkan untuk Daffa.”terang Novi selaku owner Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing. Gak disangka ya Fa???!! Selamat Ya..
Penulis : Hafid

