OtomotifZone.com – Makassar. 80 pembalap muda Makassar ditantang menaklukan sirkuit jalan raya Riburane, Makasar Sulawesi Selatan(25/10). Lokasi sirkuit berada di pusat keramaian dan spot pariwisata dengan panjang lintasan 1 km dengan variasi 9 tikungan u-corner, v-corner dan chicane. Kondisi aspal cukup bagus dan tidak bumpy tapi licin terutama di beberapa tikungan. Butuh siasat jitu untuk bisa melibas tikungan agar aman. Cuaca panas karena dekat pantai membuat duel memperebutkan 5 besar makin hot saja. Terlebih lagi nantinya 5 finalis akan duel lagi di sirkuit Sentul pada grand final Suzuki Indonesia Challenge bulan Desember.
“SIC adalah cara kami come back lagi kedunia balap, bukan hanya cari juara tetapi juga jenjang yang jelas le level yang lebih tinggi. Salah satu dari produk SIC session 1 adalah salah yaitu Andreas Gunawan mampu duel dan menang melawan pembalap dari negara lain yaitu Jepang, Thailand dan Malaysia di level ARRC. Bahkan Andreas Gunawan sudah dilirik tim elite Asia untuk main di kelas sport 600 cc,” bangga Hendro Nugroho, petinggi dari Suzuki Indonesia.

Hadirnya SIC di Makasar tentunya mendapat apresiasi dari Subhan Aksa selaku Ketua IMI Sulawesi Utara. Malah kalau bisa penjejangan pembalap harus lebih muda lagi dan hasil yang dicapai Suzuki semakin melengkapi pretasi Indonesia yang sudah ada di level Asia. Dari Sulawesi Utara sendiri ada beberapa pembalap yang sudah punya pretasi Asia. Tak kalah pentingnya adalah pembalap harus bisa berkomunikasi dengan wartawan, atau mekanik atau dengan owner tim yang mengontraknya, termasuk tim luar Indonesia.
“Ini adalah langkah yang sudah benar dilakukan oleh Suzuki, tentunya selaku Ketua IMI saya senang karena Suzuki melakukan penjengan pembalap dan bukan hanya menggelar balapan saja. Saya dari Pengprov siap membantu kok,” kata Subhan Aksa.
Saat race day, satu satunya pembalap yang bisa memetik pont penuh 50 adalah Arman Tongge dari Sengkang. Perjuangan remaja berbakat ini sudah dimulai saat qtt dimana ia bisa merebut pole position. Namun tak mudah bagi Arman Tongge untuk finish terdepan karena harus bertarung ketat versus Bambang PM asal Takalar dan Randi Wardi pembalap tuan rumah. Arman Tongge sendiri nyaris jadi runner up tapi di dua lap terakhir ia mampu mengasapi Bambang PM.

“Saya puas bisa juara di SIC sekaligus dendam pada diri saya terbalas karena minggu sebelumnya ikut balap di Sindrap dan kalah,” ujar Arman Tongge yang masih berusia 17 tahun.
Sementara itu Bambang PM mengatakan kekalahannya lantaran mendapat motor yang tidak kompetetif. Namun ia mengakui secara jentelmen kekalahannya dan berjanji akan menebus kekalahannya saat grand final di sirkuit Sentul nanti. Dikelas Young star Moh Kemal Mahfud keluar sebagai juara setelah berhasil mengalahkan A Alif Saputra. Walau Moh Kemal tidak bisa finish pertama namun dari perolehan poin race 1 dan race 2 ia menempati posisi teratas.
Dari 80 pembalap yang ikut dengan dikelas Satria Cup dan Young Star akhirnya terpilih 5 pembalap dari Makassar yang berhak melanjutkan partai grand final di sirkuit Internasional Sentul Jawa Barat. Mereka adalah Moh Kemal mahfud, A Alif Saputra (Young Star), Arman Tongge, Randi Wardi, Bambang PM (Satria Cup). Mantab!
Hasil Lomba :
Young Star
1 25 Moh Kemal Mahfud Bone 36
2 24 A Alif Saputra Sengkang 36
3 28 Muh Awal Bone 26
4 10 Amanda Baso N Belopa 25
5 8 Rendi Oding Sengkang 25
Satria Cup
1 11 Armand Tongge Sengkang 50
2 26 Randi Wardi Makassar 36
3 41 Bambang PM Takalar 26
4 14 Haedir Makassar 20
5 12 Muh Sabiq Pinrang 17
Penulis : Unang | Foto : Unang





