OtomotifZone.com-Tasikmalaya. Kolaborasi dan tandem yang dilakukan Pangkalan Udara TNI AU Wiriadinata dan Pengurus Cabang IMI kota Tasikmalaya bikin heboh, dalam kurun waktu bersamaan, mampu menggelar titel kejuaraan daerah IMI Jabar grasstrack putaran 3 juga merupakan putaran terakhir dan juga drag bike putaran 4 2024.
Kedua event digelar dilingkup Lanud TNI AU Wiriadinata, dimana drag bike digelar di landasan pacu pesawat landing dan take off sementara kejurda grasstrack digelar disisi sebelah kiri terminal bandara yang keduanya berjarak hanya sekitar 100 meter, dimana kegiatan tersebut sukses digelar Sabtu-Minggu, 12-13 Oktober 2024.
Setelah tahun lalu berhasil menyulap landasan pacu menjadi ajang kompetisi drag race dan drag bike, Lanud Wiriadinata juga punya sejarah panjang lahirnya pembalap beken asal Tasikmalaya, Irfan Chupenk, pembalap ini lahir dilintasan pacu pesawat terutama hercules dan pesawat taktis lainnya jauh sebelum event-event daerah maupun nasional digelar di sini.
Roes Bangin salah satu sosok tokoh otomotif Jabar juga menuturkan, Kira-kira 1993an silam, Sirkuit ini sudah sangat familiar dengan kegiatan road race, jagoan sekelas Sony Tan menjadi salah satu legenda kita Tasik, dan Enthog motorsport salah satu klub otomotif regional asal kota Santri ini menggelar event OMR Yamaha dan pernah sudah semua siap meski akhirnya harus pindah lokasi karena tiba-tiba ada kegiatan pejabat kementrian harus landing di sirkuit tersebut dan kejurnas jauh sebelum sirkuit Bukit Peusar berdiri, dimana pembalap legenda Jabar hadir seperti duo tandem kakak beradik Beni Pria Nursandi dan Pipin Pria Nursandi, Asep Hendro, Irvan OC, Ahmad Jayadi, Ade Taruna dan beberapa pembalap beken lainnya muncul diera 93an.
Kembalinya Lanud TNI AU Wiriadinata menjadi pusat kegiatan otomotif Tasikmalaya karena ada rasa kecintaan terhadap dunia otomotif anak muda, agar kegiatan mereka bisa diarahkan keajang yang lebih positif, tentunya selain kegelisahan yang mendalam dari Danlanud Letlok Pnb. Taufik Agus Hidayat atas masivnya kegiatan negatif anak-anak muda bermotor di jalanan yang sangat meresahkan masyarakat, inilah yang mendasari kenapa akhirnya Lanud menjadi sentra kegiatan otomotif Tasik.

Para stakeholder dibidang masing-masing menghadiri pembukaan
“Sejarah panjang Lanud TNI AU Wiriadinata terhadap kemajuan otomotif Tasikmalaya dan Jawa Barat secara umum, dimana sebelumnya Lanud ini belasan tahun lalu menjadi pusat kegiatan otomotif kompetisi terutama roda 2, dan kami ingin kembali disini menjadi pusat kegiatan otomotif generasi muda untuk menyalurkan hobinya, tentunya untuk mengikis balap liar atau kebut-kebutan dijalan raya yang sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, tentunya kegiatan balap liar sangat meresahkan masyarakat, berangkat dari sinilah kami membuka seluas-luasnya memanfaatkan fasilitas Lanud untuk latihan atau kegiatan kompetisi, kami dukung untuk kemajuan otomotif”, tegas Letkol Pnb Taufik Agus Hidayat sebelumnya menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 7 Wing 8 Lanud Suryadarma Kalijati Subang.
Sementara H.tantan Soniawan, SE selaku ketua Pengcab IMI Kota Tasik yang lagi onfire ini menyambut gembira atas peran serta dengan memberi fasilitas Lanud untuk kegiatan otomotif, “Tentunya kami sangat mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya, selain kami memiliki sirkuit permanen Bukit Peusar, kami juga bisa memanfaatkan untuk kegiatan positif generasi muda Tasikmalaya diajang adu kebut drag bike dan dragrace serta grasstrack, tentunya dengan dibukanya Pangkalan udara TNI AU Wiriadinata Cibeureum Tasikmalaya ini bisa mengurangi kegiatan negatif anak muda kebut-kebutan dijalan raya, fasilitas sudah disediakan, tidak ada alasan lagi untuk berbuat dan melakukan kegiatan balap liar dan ilegal dijalan raya.”
Apakah kegiatan ini berhenti sampai disini, dengan tegas keduanya menjawab, lanjut terus dan semoga Tasikmalaya kembali melahirkan pembalap handal dibidang otomotif.
Maju terus Tasikmalaya, Maju terus Swa Bhuwana Paksa.

