
OtomotifZone.com – Cimahi. Setelah sukses digelar di kota Cianjur, hajatan TDS Otomotif Racing Management atau lebih dikenal dengan TDS Suzuki RMG Lupromax Oil Open Road Race 2014 memasuki seri ke-2, 3-4 Oktober 2014.
Seri kedua dari total 3 seri di tahun 2014 ini berlangsung minggu ini 3-4 Oktober 2014 dan mempertandingkan 18 kelas. Di antaranya 12 kelas wajib dan 6 supporting class.

Pada seri kali ini pertarungan pembalap-pembalap semakin sengit dan seru yang digelar di Sirkuit Brigif Cimahi, Jawa Barat. Ajang road race ini juga pertama kali menggunakan transponder atau sistem pencatatan waktu sehingga waktu setiap lap akan lebih akurat.
“Kami ingin selalu memberikan yang terbaik di setiap event, membuat kemasan event semakin baik dan membiasakan menggunakan transponder di club event. Agar pembalap bisa lebih tau catatan waktu by laps mereka karena lebih akurat,” ujar Hertanti, Saeful Hidayat dan Dandy Elvandi dari TDS Otomotif Racing Management saat ditemui OtomotifZone.com, Jum’at (4/10).

Seluruh kelas Wajib di seri kedua ini sudah menggunakan Transponder, kehadiran alat ini memang sangat membantu dalam urusan akurasi waktu dan kecepatan motor. “Jelas lebih bagus pakai transponder, catatan waktu setiap lap dan motor kencang atau tidak juga lebih terlihat. Berbeda dengan sistem undi atau start cabutan itu faktor keberuntungan,” ujar Nur Deki Ristan dari tim AHRS KYB CLD FIM NHK ABRT Ristan.
Pembalap Asep Bedun dari tim Variasi 53 CLD KTC VID Empush juga berkomentar sama dengan Nur Deki Ristan menambahkan, kalau pakai transponder pembalap dan mekanik punya bayangan untuk settingan mesin karena dilihat dari waktu dan pembalap tercepat bisa menjadi patokan. Selain itu pembalap yang punya kelebihan di tikungan bisa mengambil racing line dengan baik, memperbaiki catatan waktu saat kualifikasi atau QTT yang akan menentukan starting grid di final race.
Penulis : Indra Gunawan | Foto : Indra Gunawan


