Beranda Racing Roda 2 Tragedi Kung Fu di Oneprix Tasik Berujung Damai

Tragedi Kung Fu di Oneprix Tasik Berujung Damai

0
330

OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Sedang ramai dibicarakan di media sosial akibat tragedi Race 1 Expert di Oneprix putaran 3 (8-9/7/23) di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat. adanya Kung Fu di race 1 Expert menjadi sorotan. Ini terjadi kepada dua pebalap profesional dari tim berbeda.

Ya, tragedi Kung Fu ini terjadi saat balapan Race 1 Expert berjalan. Senggolan terjadi antara dua pebalap ditikungan pertama. Boy Arby Febri dari Astra Motor Team Yogyakarta dan Dimas Juliatmoko asal tim Merak Radja Dancer. Setelah balapan selesai, kedua pebalap ini dipanggil oleh pimpinan lomba.

Kedua pebalap ini masing masing ditemani manajer tim mereka untuk menghadap kepada pimpinan lomba. Eddy Horison selaku Race Director mendamaikan keduanya. ” Tidak ada dendam ya semua berteman. Baik baik saja seperti saudara,” ujar Eddy saat mendamaikan keduanya.

Selain mendamaikan, Eddy Horison selaku Race Director juga memberi peringatan keras dan tegas saat keduanya dipanggil setelah 10 menit race usai, “Kami memberi teguran sangat keras, berupa peringatan keras jika melakukan lagi, nilai point tertinggi akan dihanguskan, dan sanksi lainnya, yang bersangkutan kita kasih peringatan saat race secara prosedural hingga 5 lap, di lap 4 yang bersangkutan mundur dari race, otomatis, pembalap tersebut juga kehilangan point karena tidak boleh melanjutkan racenya”.

Lalu kedua pebalap mau Boy dan Dimas menjawab dengan kompak “SIAP”. Dengan tragedi ini kita bisa banyak belajar. Bahwa ini balapan bukan ring tinju. Jadi bermain sportif tanpa ada gangguan ataupun kecurangan. Semoga ini kejadian terakhir dan tidak ada lagi Kung Fu di ajang balap.

Semoga ada efek jera dengan keputusan tersebut, jargon “junjung tinggi sportifitas” jangan hanya kalimat basa basi, namun otomotif dan motorsport yang mengedepankan sportifitas, rohnya harus dijalankan dan dipatuhi.

Stop kekerasan dan berlaku kasar saat berkompetisi, jadikan pelajaran berharga, emosi boleh, marah silahkan, tapi mata netizen ada dimana mana.