BerandaRacing Roda 2MotocrossTravis Bradley, Putra Lucky Cahyadi Teruskan Jejak Bokap

Travis Bradley, Putra Lucky Cahyadi Teruskan Jejak Bokap

OtomotifZone.com-Jogja. Siapa yang masih ingat nama pembalap Region Papua era 2000. Nama Lucky Cahyadi mungkin akan tahu sosok pembalap Underbone kala itu. Orang di arena road race sampai promotor pun kenal dengan sosok asal Papua ini. Sekarang Lucky Cahyadi menetap di Jogja dan menyiapkan penerus generasi nama besarnya.
Anak ketiga bernama Travis Bradley Pastrana Cahyadi bocah kelahiran 31 Mey 2008 ini belum ada setengah tahun berkecimpung di Motocross Indonesia kelas 65cc. Pertama ikut langsung ke 65cc. Iya to, kan umur kelas 50cc maksimal 8 tahun dan Travis sudah 9 tahun. Tertib ikuti buku biru walau baru ikut balapan..
Tiba-tiba tertarik tentu darah balap dari sang bokap dan ada sebab lain. Bukan paksaan kan om? “Pengin sendiri, awalnya dia BMX. Dia pengen balap setelah nonton Kejurnas Motocross di Magelang 2016 kemarin .” kata Lucky Cahyadi memberikan keterangan Travis tentang niatnya turun motocross.
Akhir Tahun kemarin Travis memantapkan niatnya buat balapan. Basic belajar bermotor langsung dengan motor berkopling tentu butuh waktu pengenalan karakter. Tapi dia terhitung cepat menyerap arahan cara riding. ”Kebetulan ada motor bekas kakaknya yang bisa buat latihan. Allhamdulilah anaknya rajin latihan, ada progresnya”, lanjut Bapak yang hampir datang dampingi anaknya latihan di Irwan Ardiansyah Motocross Academy.
Tahun ini Travis terfokus buat mental dan skill dulu. “Betul, belum ada target muluk. Yang penting ikuti balap dulu buat membangun mental Travis,” bincang Lucky Cahyadi saat OZ main kerumahnya di Bale Mulia Residence Kav H-119 Jl. Kebon Agung Jaten, Sendangadi, Mlati, Sleman.

Travis Bradley, Desember tahun lalu baru belajar SE 65cc. Tunggu waktu kencang..

Kedepannya dirasa Lucky, Travis punya peluang buat fight. ”Travis sepertinya bisa. Masalah utama saat ini di masih kurang percaya diri, untuk adaptasi circuit cepat dianya. Makanya para coach seperti Irwan Ardiansyah , Aldi Lazaroni dan Zulfikar fokus untuk memumbuhkah rasa percaya dirinya sama riding style , biar lebih baik lagi.” kata pembalap yang mengibarkan bendera Lucky Racing Team kala masih balap Road Race di region 6.
Travis sendiri saat di tanya sudah sreg mengenali pacuannya. “Cuma stelan shock buat saya belum pas. Belum enak,” beber bocah yang duduk di bangku Yogyakarta Independent School Grade 3. Belum bisa berkata banyak namun progresnya ada kenaikan. Bersama team CBT Racing milik bokap serta dukungan penuh dari orang tua harus bisa seperti bapaknya besuk..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot