
OtomotifZone.com – Mijen, Semarang. Pembalap liar settingan harus spesial. Apa-apa harus dibuat awet biar kantong tidak kewer-kewer. Pergantian pembalap tentu pakai settingan baru juga. Mengingat cara bermain Dedi Brekele liar bagaikan banteng muda. Tahun lalu team Andre Connection Wincell D1 Creampie YMR yang di pawangi Yudi Kucing Ponorogo mengandalkan Kriss PP. Tentu karakter pembalap berubah. Settingan paling gres adalah pemakaian temlar atau pelatuk klep milik Kawasaki Kaze ZX. “Rata-rata mekanik memakai pelatuk klep roller Honda Blade atau sejenisnya. Tetapi saya coba pakai milik Kawasaki ZX ini mesin bisa lebih awet,” terang Yudi sehabis lomba di Swallow Norifumi Jaton Grasstrack Indiel Series 2015 Minggu 22 Maret 2015 Sirkuit BSB Village Mijen, Semarang.
“Noken As saya coba pakai Honda Estillo, tonjolannya saya buat agak tinggi dari biasanya. Sekalian tak kasih per klep Swedia, dan ternyata juga awet,” lanjut Yudi. Benar saja, motor masih kuat di ajak main sekelas Brekele. Podium pertama pun berhasil dimiliki Dedi Brekele dikelas FFA Pemula. Padahal lawan mereka lumayan berat. Galang Tor-Tor dari MRT milik Waskito Ngubaini, Ganang AP di back-up Imam Safe’i, Sethiawansyah dari CCP Bangkit. Setingan khusus lho bre..

Selain itu mereka juga ikut membantu riset knalpot Creampie spesial untuk grasstrack, “Knalpotnya lebih los buat mesin,” tutup mekanik sekaligus driver untuk teamnya ini. Dengan nama Creampie Z1 riset terbaru. tenaga motor lebih nendang.
Data Modifikasi :
Piston : kawahara forged 55,25
Koil : yz
Cdi : rextor
Karbu : pwk
Noken As : Honda Estillo
Knalpot : Creampie Z1
Klep : 24ex 28in
Per Klep : Swedia
Skok : yz85
Blkg : Kayaba Red
Temlar : kawak zx
YMR Ponorogo : Jl. M.T Haryono, 94 Ponorogo, Jawa Timur.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

