BerandaRacing Roda 2GrasstrackYosua Pattipi Kuasai Point, Berikut Klasemen Akhir Bupati Keerom Cup Series II...

Yosua Pattipi Kuasai Point, Berikut Klasemen Akhir Bupati Keerom Cup Series II 2026

Otomotifzone.com – Keerom. Kejuaraan Daerah Bupati Keerom Cup Seri II resmi berakhir pada Minggu (17/5). Yosua Pattipi langsung menarik perhatian semua orang karena ia menempati posisi puncak klasemen. Pembalap yang akrab disapa Cua ini tidak hanya menang, tapi ia mengumpulkan poin terbanyak sekaligus mencatatkan rekor sempurna, menang terus tanpa pernah kalah. Di balik kemenangan itu, ia menyimpan kisah menarik yang patut kita simak bersama.

Kita semua tahu kalau Yosua Pattipi sudah jadi ikon balap tanah di Papua. Namun, ia tidak hanya menjadi teladan lewat teknik jago atau strategi hebat saat berlaga. Ia juga menunjukkan hal yang jauh lebih berharga, ketangguhan mental dan kekuatan jiwa saat berhadapan dengan lawan mana pun.

Ia pernah terlibat adu cepat yang bikin jantung berdebar. Tapi, Cua selalu menjaga ketenangan hati dan pikirannya. Berkat sikap tenang itu, ia menguasai setiap babak lomba dengan mudah. Akhirnya, Yosua Pattipi mengantongi poin maksimal di semua kelas yang ia ikuti dan menyandang gelar Juara Umum.

Kali ini, panitia mempertandingkan empat kategori Juara Umum yang menyajikan banyak kisah seru dan momen tak terlupakan. Berikut ulasan tiap kategorinya dan daftar Klasemen Akhir Bupati Keerom Cup Series II:

Di kategori Open, pemenang sudah terlihat jelas sejak awal kompetisi. Pembalap tim SDB No Limit bernomor 28 tampil sangat dominan dan tidak ada yang mampu menandingi mereka. Tim ini menguasai tiga kelas yang ada dan mengumpulkan 150 poin, jauh meninggalkan pesaingnya. Rama PD menempati posisi kedua dengan 110 poin, dan Hafidz PK berada di urutan ketiga dengan 88 poin.

Suasana berbeda terasa di kelas Setanah Papua. Persaingan berjalan sangat ketat dan bikin penasaran karena selisih poin tiga besar pembalap sangat tipis. Banyak orang menyebut kelas ini sebagai “kelas neraka” karena pembalap muda terbaik se-Papua memenuhi lintasan Yuwanain, Arso 2.

Di tengah persaingan sengit itu, Dandi Mahuse, Hafidz PK, dan Elvan Samberbori tampil ganas. Mereka bertiga memberikan perlawanan berat dan sempat mengganggu posisi Dimas Lintang dalam perebutan poin. Namun, Lintang punya strategi jitu yang berjalan mulus. Apalagi Rangga Batmanlussy dari Mamteng Racing Team memberikan dukungan penuh saat Moto 2. Berkat kerja sama ini, Dimas mengamankan poin penuh di kelas Special Engine 125/250cc.

Kelas Papua Raya U23 juga menyajikan pertarungan yang tidak kalah seru. Poin berubah-ubah terus dan saling kejar-mengejar. Posisi klasemen selalu berganti setiap kali sesi balap selesai. Selain itu, banyak pembalap gagal menyelesaikan lomba karena mesin rusak atau jatuh, sehingga mereka kehilangan kesempatan mendapat poin. Meski begitu, Javier Bhagawanta dari tim JB14 Badut Balap Hair Studio UMM Malang AIP17 tampil sangat konsisten. Ia akhirnya duduk nyaman di puncak klasemen akhir kategori ini.

Terakhir, persaingan di kelas Lokal Keerom berlangsung sangat panas. Semua pembalap tampil habis-habisan karena mereka ingin berprestasi di depan pendukung sendiri.

Misalnya Akmal Sadila. Sebenarnya ia punya semangat tinggi, tapi ia gagal mencetak poin sama sekali di kelas Sport dan Trail. Padahal sebelumnya, ia unggul jauh dengan selisih 50 poin di dua kelas awal. Karena kegagalan itu, ia melepas peluang juara dan memberi kesempatan pada Jendri Ardiansyah. Pembalap dari Joyoboyo Racing Team ini tampil lebih stabil dan akhirnya menyabet gelar Juara Umum Lokal Keerom.

Gelaran ini membuktikan kalau dunia balap tanah di Papua makin berkembang dan berwarna. Kita tidak hanya disuguhkan kecepatan, tapi juga persaingan ketat, strategi matang, dan mental baja dari para pembalapnya. Keberhasilan acara ini tentu jadi semangat baru bagi semua pembalap untuk terus berkembang. Kami juga berterima kasih pada semua pihak yang sudah mendukung acara ini hingga berjalan meriah. Kami berharap seri selanjutnya akan menghadirkan persaingan yang makin seru dan aksi yang makin hebat lagi. Sampai jumpa di lintasan berikutnya.

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot