
OtomotifZone.com-Sepang. Saat kampung halaman diseluruh Indonesia merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69 dengan upacar bendera, kemudian disusul dengan banyaknya kegiatan lomba untuk memeriahkan acara tahunan Indonesia, 24 pegokart Indonesia di Sepang sirkuit berjibaku dengan para saingan dari beberapa negara Asia dalam ajang Asia Max Challenge Round 4 2014 yang digelar di sirkuit Karting Sepang Malaysia.
Keikutsertaan 24 pegokart Indonesia terbagi dalam 4 kelas yang dibuka, dimana 4 pegokart berjibaku dikelas Micro Max, 15 pegokart dikelas Junior Max, 4 pegokart dikelas Senior Max dan 1 pahlawan otomotif dikelas DD2 bersaing sengit demi supremasi nama baik pembalap, team dan juga tentunya berkibarnya sang saka merah putih dan berkumandangnya Lagu Indonesia Raya dinegeri orang.
Saat menegangkan mulai terasa difinal kelas Micro Max, perjuangan keras Akhmal, Timothy, Sergio dan Ariel Bahran tidak sia-sia, harusnya dikelas ini 2 pegokart Indonesia podium 4 dan 5 lewat Ariel dan Timmy, namun saat finish beres keputusan Juri menganulir kemenangan Timmy karena terindikasi melewati pegokart lain saat bendera kuning berkibar.

Perjuangan duta bangsa kembali meninggi ketegangannya, ketika 3 pegokat Indonesia David Sitanala, Gezha Sudirman dan Presley Martono sejak awal berada pada posisi 3 besar, namun presley mengalami gangguan pada chasisnya sehingga lambat laun lajunya menurun dan hanya 2 David dan Gezha yang saling salip memperebutkan posisi 1 dan 2 hingga akhir finish, namun ketegangan mencair ketika bendera finish dikibarkan posisi 1 dan 2 pegokart Indonesia menjadi yang terbaik dipersembahkan Gezha Sudirman dari DT Racing dan David J Sitanala dari team Maxima Motorsport.
Belum tuntas ketegangan dikelas Micro max dan Junior, dikelas Seniorpun sempat menaruh harapan besar lewat Nanda Julio dari MBG Racing dan Silvano Christian yang bernaung diteam Stratos Motorsport bersaing keras dengan Calvin Wong dari Malaysia. Perjuangan keras 2 pegokart Indonesia membuahkan hasil dengan dimana Julio Prost finish ke 2 dan Silvano mahasiswa UI ini menempati posisi 3.

Ketegangan belum tuntas diajang Asia Max Challenge seri 4 sudah disuguhkan permainan cantik dan impresif lewat Senna SN di Final kelas DD2, saling susul antara Riki Tanioka asal negeri sakura dan Melvin Moh pegokart tuan rumah Malaysia akhirnya mampu ditumbangkan mahasiswa Binus Jakarta Senna dari Riser Shadaff Jakarta menjadi yang terbaik dikelasnya.
Terharu sekaligus bangga sebagai anak bangsa menyaksikan betapa gigihnya pertarungan duta-duta otomotif bangsa dinegara lain mampu menggelorakan dan menggemakan lagu Indonesia raya dengan kibaran bendera sang saka Merah Putih semakin menumbuhkan rasa nasionalisme kita.
Namun sayangnya perjuangan keras mereka masih dianggap sebelah mata oleh Induk Organisasi dan pemerintah. Setelah menang dan berjuang tidak ada sambutan layaknya pahlawan perang pulang dengan kemenangan dimedan laga…
Mirisnya, perjuangan keras tidak diimbangi dengan perhatian lebih. Tetap Semangat…..
Perjuangan dan prestasi kalian sudah tertanam dari dalam hati.. rasa nasionalisme kalian patut diacungi jempol.
Penulis : Edi Batrawan | Foto : Edi Batrawan








