OtomotifZone.com-Malaysia. Kehadiran 18 pegokart Indonesia diajang Rotax Asia Max Challenge 2015 round 3 memang menjadi ancaman serius pegokart terbaik yang datang dari Benua Asia.
Perhelatan Sabtu-Minggu, 16-17 Mei di Speedway Plus Elite Circuit Malaysia ini menjadi race yang paling seru sepanjang perjalanan OZ meliput gelaran tingkat Asia ini, baik seru dipersaingan ketat dilapangan juga serunya hiruk pikuk protes dari team yang menaungi para pembalap.

Aroma persaingan dileg 3 sudah terasa saat briefing peserta, dimana pegokart-pegokart Indonesia sudah menjadi perhatian khusus penyelenggara bagaimana sepakterjang pegokart Indonesia begitu menjadi perhatian Publik Gokart Asia, dimana Keanon Santoso asal TKM Racing menjadi pegokart pertama yang disebut namanya agar bermain tidak begitu agresif sehingga sering crash, kemudian Julio Prost disusul pegokart-pegokart DT Racing yang dianggap sering melakukan drama team order.

Ungkapan dan warning Paul David justru dibuktikan 18 pegokart Indonesia untuk tampil habis-habisan dan membuktikan Indonesia tidak bisa dianggap sebelah mata dan menjadi kenyataan setelah 8 dari 18 pegokart Indonesia membawa trophy kejuaraan dari 4 kelas yang dilombakan.

Berikut 8 trophy yang diraih pegokart Indonesia.
MICRO MAX
Akmal Ashibli dan Rava Mahpud asal TKM Racing menempati posisi 1 dan 3, Sergio Noor dari team Riser Shadaff Kratingdaeng Motorsport meraih podium 5.

JUNIOR MAX
Barrichello Noor asal Riser Shadaff Kratingdaeng Motorsport meraih podium 2 disusul Prassetyo Harja dari team DT Hard Racaing diposisi 3.

SENIOR MAX
Pegokart MBG Racing Kalimantan Tengah Julio Prost masih perkasa dikelasnya dengan meraih juara 1 disusul Silvano Christian dari Stratos Motorsport menempati juara 3.

DD2
Senna SN satu-satunya pegokart Indonesia dikelas ini melengkapi kemenangan seri 1 dan 2 dengan meraih point sempurna dan tak terkalahkan dikelas yang menggelar 3 kelas sekaligus, baik DD2, DD2 Master dan DD2 Veteran.

Dengan kemenangan pegokart-pegokart Indonesia tidak tertutup kemungkinan diseri berikutnya akan semakin ramai dan menegangkan.
Penulis : Edi Batrawan |Photo :Edmol

