OtomotifZone.com – Jakarta. Adira Finance bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjalin kerjasama Program Peningkatan Kompetensi Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen, untuk murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Program ini berlangsung 3 (tiga) tahun ke depan (2018-2020), yang juga berperan sebagai pembekalan memasuki dunia kerja profesional.
Menindaklanjuti tahun 2014 lalu, dimana Adira Finance juga telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menyelenggarakan program peningkatan kompetensi di 5 (lima) SMK. Sebagai komitmen Adira Finance, memperluas implementasi program Corporate Social Resposiblity (CSR) di bidang pendidikan.
Hafid Hadeli, Direktur Utama Adira Finance mengatakan, para generasi muda harus memiliki bekal agar dapat bersaing di dunia kerja. “Karenanya menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk memberi mereka pendidikan yang baik dan sesuai kebutuhan,” ucapnya.

Tahun ini Adira Finance memperluas jangkauan wilayah program, ke 9 (sembilan) Kota besar di Indonesia. Yaitu Medan, Palembang, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan dan Makassar. Dari setiap Kota dipilih 2 (dua) SMK, dan para siswa/siswinya akan mendapat materi kurikulum yang lebih terintegrasi.
“Sebagai pilot project di 5 (lima) SMK di wilayah Pengprov DKI Jakarta, mampu libatkan tak kurang dari 634 murid SMK tingkat XI. Tahun ini menjadi 9 (sembilan) Kota di seluruh Indonesia, maka target kami libatkan tak kurang dari 2600 murid SMK,” ungkap Swandajani Gunadi, Direktur SDM & Marketing Adira Finance.
Sebanyak 16 modul kompetensi harus dicapai dalam 36 jam. “Skema yang dilakukan pada program ini intinya sama dengan skema kerjasama yang sebelumnya banyak dilakukan Agen Pemegang Merek (APM) otomotif,” terang Hamid Muhammad, Dirjen Pendidikan Dasar & Menengah Kemendikbud.
Memang APM otomotif, di antaranya Honda motor, melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda telah lebih dulu melakukan program kerjasama dengan ratusan SMK di Tanah Air. Program tersebut terus berjalan dan berkembang hingga kini. “Tapi kalau dengan perusahaan pembiayaan, sepertinya Adira Finance yang pertama,” tandas Hamid.

Hafid melanjutkan, program peningkatan kompetensi ini memberi berbagai manfaat untuk murid SMK. Di antaranya kesempatan magang bagi yang dinyatakan lulus seleksi oleh Adira Finance.
Lalu memperoleh bekal pengetahuan dan soft skill yang dibutuhkan saat bekerja. Khususnya dalam industri pembiayaan, dimana Adira Finance sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia.
Serta berkesempatan mendapat dana bantuan pendidikan bagi 3 (tiga) siswa berprestasi dari setiap perwakilan SMK.
“Melalui penyelenggaraan program peningkatan kompetensi ini, diharapkan dapat menekan tingkat pengangguran di Indonesia,” ucap Hafid. Ia menegaskan, Adira Finance bertekad terus berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa. Juga akan menjadi sahabat setia selamanya, yang dapat membimbing serta membantu murid SMK mewujudkan impian.
Naskah & Foto : Alun Segoro

