Beranda Internasional ARRC Sentul 2017 : Tim Papua Hadiahkan Kemenangan Untuk Indonesia

ARRC Sentul 2017 : Tim Papua Hadiahkan Kemenangan Untuk Indonesia

0
8338

OtomotifZone.com – Bogor. Tim asal Papua, 549 Kaboci Jasti Putra, dengan pembalapnya Richard Taroreh hadiahkan kemenangan untuk Indonesia di Race 2 kelas Underbone (UB) 150cc, ARRC Sentul 2017, Minggu (13/08).

Ia menggeser dominasi pembalap Malaysia Md. Akid Aziz di race 1 (12/08) kemarin. Di race 1, Richard hanya mampu finish diurutan ke-4.

“Ini merupakan kemenangan yang sulit, karena anda lengah sedikit saja, anda bisa bergeser langsung turun 5 posisi,” kata Richard.

Kelas  UB 150 persaingannya sangat ketat, untuk dapat mempertahakan posisi pertama dalam dua tikungan saja sulit.

“Saya menghemat mesin diawal, dua lap terakhir saya memiliki tenaga yang stabil dan berhasil memanfaatkannya untuk maju kedepan,” kata Richard lagi.

Bila anda teliti, kemenangan Richard Taroreh sudah terlihat dari sesi race 1, ia berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1:50.815 meskipun ia finisih di urutan empat. Bahkan, kecepatannya meningkat 0.056 detik di race 2.

Sebelumnya, Owner tim Achos Lalang memang yakin bisa mendapatkan juara pertama di Race 2, dengan melihat data statistik catatan waktu pembalapnya.

Sangat disayangkan pembalap Yamaha Racing IndonesiaWahyu Aji, yang mendapatkan posisi kedua di race 1, harus turun satu peringkat di race 2 ini.

“Saya lengah di tikungan S kecil, itu hal yang paling saya selali, namun dibalapan apapun bisa terjadi dan saya terima itu,” kata Wahyu Aji di press conference. 

Hasil Race 2 Underbone 150cc

POS

RIDER

TEAM

NAT

1

Richard Taroreh

Yamaha yamalube jasti putra usaha jaya nhk 549 kaboci

Indonesia

2

Md. Helmi Azman

Onexox tkkr racing team

Malaysia

3

Wahyu Aji Trilaksana

Yamaha racing Indonesia

Indonesia

4

Md. Akid Aziz

Uma racing Yamaha maju motor

Malaysia

5

Azroy Hakeem Anuar

Yuzy Honda Vietnam racing team

Malaysia

 

Penulis : Jody Rusli | Photos : Nana Triana

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses