OtomotifZone.com-Subang. Keperkasaan sesepuh paguron Gajah Putih Jawa Barat ini memang tidak diragukan lagi, meski usia terbilang tidak muda lagi jika dibanding anak dan ponakannya, namun Arris “Eyang” Aditya masih menjadi yang terbaik dikelasnya, pembalap gondrong yang sudah mulai beruban ini menjadi juara dikelas Ex Rider Event UDRM Indonesia Cup Race 2023 Sirkuit Gery Mang Subang, Minggu kemaren (21/5).
Mengalahkan 14 pembalap menolak tua lainnya, si Jer panggilan akrabnya karena pernah diangat jadi Manager team PON XIX Jawa Barat ini punya beban berat sebenarnya, karena dirinya didaulat menjadi yang tercepat saat QTT hari Sabtu (20/5), bukan perkara mudah dirinya secara otomatis melesat dan start mulus, karena dari berbagai komentar rekan satu teamnya, pa RW daerah Cisirung Bandung ini selalu grogi saat start dibarisan depan, “kadang standing gak jelas, kadang telat start, grogi tampil digrid paling depan menjadi beban si Jer, jarang start mulus, race ini sih terbilang mulus, meski ada standing dikit”, papar Dudi Sumanto rekan sekaligus mekanik andalan Juna Octavian dan team Batman.

Fans berat artis cantik Luna Maya ini memang terbilang sukses mengangkangi pembalap-pembalap terbaik dijamannya, meski sempat dikuntit dan dipepet Yokie Andika, Deden Gantar dan Steven Budiman, sisa nafas yang ngos-ngosan dituntaskan sepanjang 8 lap dan finish terdepan dikelas Bebek 2T 125cc std Exrider Pro.
Penggemar bala-bala dan gudang garam signature ini mungkin akan kaget jika ada yang bisa mendatangkan Luna Maya di sirkuit, karena disetiap postingan social media selalu menyebut artis blastesan ini, dan jika tahu fans beratnya menjadi juara, dan jika boleh berandai-andai, apakah sang idola akan bangga melihat yang mengidolakannya tampil dipodium tertinggi?….
Semoga sang manager segera terbangun dari mimpinya dan sadar, sudahi halusinasi efek kebanyakan ngopi, mungkin baru sebatas angan saat kesepian menunggu petugas ronda belum menempati posnya masing-masing.

“Keterbasan fisik tak bisa dipungkiri, mungkin berlaku untuk semua pembalap Ex rider, kuncinya tampil tenang, tidak ngotot dan jaga ritme balap aja, agar stamina tidak kedodoran sejak awal, 8 lap cukup lah untuk menguras tenaga kita, apalagi sirkuit Gery Mang Subang ini termasuk sirkuit technical, kombinasi tikungannya kalau kita balap rusuh akan terjebak sendiri, pokoknya bersyukur saja dengan yang kuasa, terima kasih team dan fans”, jelas Arris Aditya.
Memang pembalap ex rider adalah artis dijamannya, terbukti, sesaat setelah menginjak garis finish dan mengelilingi sirkuit, Arris diajak photo bersama para marshall di R8, keren kan….

