OtomotifZone.com – China. Sebanyak 15 pembalap manca negara mengikuti Asia Formula Renault Putaran IV yang berlangsung di Sirkuit F1 Shanghai, China pada tanggal 10-12 July 2015. Pada putaran ini, Shanghai sedang di landa typhoon Chan-Hom, dan prediksi cuaca adalah 100 % di hari Sabtu & Minggu.
Pada 2 sesi latihan hari Jumat, sepanjang hari cuaca sudah mulai gelap, tetapi belum hujan dan Darma Mangkuluhur Hutomo (DMH) berhasil mencatat waktu tercepat ketiga di kedua sesi latihan, dibawah Dan Wells (UK) & Max Ebennal (Canada). Team pendukung tehnisi yaitu Asia Racing Team (ART) sangat puas dengan hasil latihan DMH.
Pada sesi kualifikasi (QTT), hari sabtu pagi, typhoon melanda sirkuit Shanghai, hujan dan angin besar. Panitia memutuskan “Wet Session” dan seluruh pembalap wajib menggunakan ban hujan. DMH mengawali 30 menit sesi QTT dengan baik, DMH akan start dari grid 3 pada race 1 dan waktu terbaik kedua untuk posisi grid di race 2, dimana DMH pada posisi 4.
Race 1 berlangsung dalam kondisi hujan dan angin besar, menyebabkan panitia memutuskan untuk start dengan formasi start dibawah panduan “safety car” disamping untuk faktor keselamatan juga dikarenakan ada beberapa gardu di area sirkuit yang tidak berfungsi sehingga lampu di garis start tidak berfungsi.
Dengan formasi single line, DMH kembali melakukan start dengan baik akan tetapi hujan dan angin yang besar membuat sudut pandang menjadi sangat minimal dan di tikungan terahkir lap 5, DMH melibas genangan air menyebabkan mobilnya berputar, beruntung masuk ke jalur balap dan tetap pada posisi 2, diakhir lomba, hujan & angin makin besar, DMH memilih posisi aman untuk mempertahankan posisinya dan melewati garis finish di urutan 2.
Pada hari Minggu (12/7) pagi cuaca masih belum membaik, beruntung race 2 berlangsung pada jam 15.35. Sekitar pukul 14.00, hujan dan angin berhenti matahari pun cukup terang sehingga race 2 akan dijalankan dalam kondisi dry race. Namun karena gardu listrik yang masih padam, sehingga panitia kembali memutuskan untuk memulai race 2 dengan panduan “Safety Car”.
DMH yang start pada posisi 4, memberikan laporan kepada driver coachnya Rodolfo Avilla (Portugal), via radio comm bahwa DMH merasa kehilangan power mesin sangat drastis.
Dramatik terjadi, saat memasuki lap 2 di tkungan pertama, mesin mobil DMH mengeluarkan asap besar, dan DMH kembali harus merelakan hasil race 2 ini yang berahkir di gravel bed pada ahkir tikungan 2. Usai lomba, mobil DMH sempat di periksa team ART, indikasi “oil pressure” turun dan beberapa valve mesin rusak.
Di race 2 ini, Dan Wells (UK) kembali keluar sebagai juara, di ikuti Garneth Patterson (Australia) dan Najiy (Malaysia). Putaran berikutnya akan kembali ke Zhuhai pada bulan September mendatang dan akan berakhir di Shanghai pada bulan Oktober.
Penulis : Andi | Foto : Istimewa

