BerandaUmumTips & TrickAtasi Gejala Brebet Di Yamaha Mio J, Cukup Semprotkan Angin Kompresor Pada...

Atasi Gejala Brebet Di Yamaha Mio J, Cukup Semprotkan Angin Kompresor Pada Injektornya

OtomotifZone.com – Kuningan. Ada tips dan trik ringan nih bagi sobat otozoners penyemplak matik Yamaha Mio J yang notabene bermesin injeksi terutama yang pernah mengalami gejala brebet seperti habis bensin. Tetap santai dan jangan panik dulu yang pasti, karena bisa di cek terlebih dahulu kondisi motornya tersebut.

Pertama lihat bagian dalam tangki apakah masih terdapat bahan bakar alias bensinnya. Jika masih ada, periksa komponen lain semisal fuel pump. Karena bagian yang satu ini fungsinya sebagai penghasil tekanan bahan bakar ke injektor.

Nah, fungsi injektor itu sendiri seperti bagian spuyer yang terdiri dari pilot jet dan main jet di dalam karbu yang mampu semprotkan bensin ke ruang bakar. Tanpa adanya fuel pump ini bagian injektor tentu tidak akan mengeluarkan bensin.

Injektor Mio J di semprot angin kompresor

Tapi jika kondisi fuel pumpnya masih normal dan keluarkan bensin, bisa jadi itu karena injektornya yang bermasalah. Namun jangan langsung ganti baru dengan yang baru juga, karena part injektor ini harganya mahal di kisaran Rp 200 ribu untuk yang original Yamaha.

Untuk lebih jelasnya bisa di cek perangkat berupa injektor ini. Karena bisa jadi komponen dari injektornya tersumbat oleh kotoran partikel kecil, terlebih sewaktu mengisi bensin. Ini yang bikin aliran bensin jadi tidak keluar optimal alias brebet.

“Harus segera dibersihkan dengan copot bagian injektor dari dudukannya, lalu pisahkan kedua bagian yang terdapat warna hitam berbahan plastik. Jangan terlalu kuat, mesti hati-hati saat melepasnya. Kemudian siramkan perangkat yang berwarna hitam itu dengan bensin, biar bersih dari kotoran kecil yang menempel. Untuk parts injektornya cukup dengan semprotkan pakai kompresor, dengan tekanan angin yang kencang. Agar kotoran kecil yang ada didalamnya itu keluar, dan tidak menyumbat lagi,“ kata Simbah Mail pebengkel di Jl. Raya Kramatmulya, Cigalagah, Kuningan, Jabar.

Lebih lanjut Simbah Mail juga mengungkapkan jika komponen injektor ini memang rawan akan penyumbatan kotoran kecil, seperti debu dan partikel lain. Jadi sewaktu motor Yamaha Mio J ini di servis sebaiknya dibersihkan pula bagian injektor ini dengan jarak minimal diatas pemakaian antara 2500 atau 3000 km.

“Pokoknya harus rutin diperhatikan juga bagian injektornya ini, biar awet pemakaiannya dan gak cepat rusak,”tukas mekanik yang doyan makan nasi kuning serta minum es kelapa muda ini.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot