Beberapa Pembalap MotoGP Terserang Arm Pump. Gejala Apa Ini ?

27

OtomotifZone.com-Bandung. Awal musim ini pembalap MotoGP mulai terserang ‘Arm Pump’ yang di mulai dari Jack Miller serta Bo Bendsneyder, dan kemudian menimpa pula pada Aleix Espargaro. Terakhir giliran Fabio Quartararo juga mengalami hal yang sama.

Gejala Arm Pump
Fabio Quartararo pembalap terakhir yang baru saja operasi Arm Pump.

Kesamaan dari gejala yang di alami pembalap tersebut yakni ketika sedang membalap berpengaruh pada  konsentrasi saat memacu motor berkecepatan tinggi seehingga terganggu hilangnya kekuatan tangan dalam mengendalikan setang. Lalu apakah sebenarnya penyakit Arm Pump ini?

Menurut bahasa medis, Arm Pump ini dinamakan Chronic Exertional Compartment Syndrome yang terjadi ketika otot lengan terasa mulai membengkak karena aktifitas yang sangat extra. Hal itu di sebabkan oleh otot yang memompa darah terlalu banyak namun tidak bisa mengalir dengan baik. Saat otot membesar namun seolah ada yang menghalangi, yang membuat peredaran darah di otot menjadi terputus.

Gambaran simpelnya mungkin seperti tangan yang di ikat dengan tali sangat kencang. Aliran darah ke dan dari otot jadi terputus, sehingga membuat saraf terasa seperti kesemutan dan tidak merespons dengan cepat dan benar. Itu yang bikin bengkak di lengan lalu membuatnya menjadi keras.

Bagi sobat otozoner yang senang riding dengan jarak tempuh cukup jauh pasti pernah merasakan pegal dan linu seperti gejala kesemutan di bagian telapak tangan. Sedikit gambarannya seperti itu pula yang di alami para pembalap MotoGP ini. Hal itu karena mereka harus dapat mengendalikan beban motor yang berat dan juga kencang apalagi sampai harus menahan laju besutannya lebih dari 300km/jam. Otomatis kekuatan tangan harus dapat menahan semuanya dengan keras dan ekstra kuat.

Belum lagi pembalap jaman sekarang beda dengan pembalap jaman dulu. Pembalap MotoGP modern banyak berlatih fisik secara ekstrim. Seperti nge-gym, ikut latihan flattrack, motocross, bersepeda atau lari dengan model endurance.

Lalu, bagaimana bagi para pembalap itu yang telah terkena gejala Arm Pump ini?

“Operasi yang di lakukan pembalap-pembalap itu untuk menghilangkan selaput otot di lengan, sehingga membuat aliran dalam pembuluh darah kembali membesar agar bisa lebih lancar lagi. Dan yang perlu di ingat bahwa dalam darah itu membawa oksigen dari sari-sari makanan untuk di suplai ke otot agar tidak mudah lelah yang berakibat arm pump,” ujar Gandung Darmoko, pelatih fisik dari G27Speed Endurance Jogja yang bisa memberi informasi tentang arm pump.

Meski bukan dari kalangan medis, namun Gandung Darmoko tau bagaimana gejala arm pump tersebut dirasakan. Dan kabarnya untuk menyembuhkan gejala arm pump ini harus di lakukan operasi dengan biaya yang cukup mahal.

Penulis : Hafid | Foto : IG Fabio Quartararo