OtomotifZone.Com – Jayapura. Drama di kelas Bebek modifikasi 4T 125 cc Senior berlangsung mengharukan buat Gito Naray asal Vinizela MX Wamena yang nyaris gagal menyentuh garis finish setelah harus crash dengan Mario Salontahe di moto 2, dalam ajang Bhayangkara Open Grasstrack 2019 Jayapura yang berlangsung di sirkuit IOF Otonom Abepura, Kota Jayapura, Minggu (21/7).
Di awal lap dua punggawa panser JRB MX Wamena Lanthian Juan dan Mario Salontahe memimpin jalannya race di susul oleh Gito Naray diposisi ketiga jarak dari ketiga pembalap tersebut cukup berdekatan, namun bertambahnya lap Lantian yang sudah semakin tidak terbendung lepas meninggalkan Mario dan Gito di posisi kedua dan ketiga.
Semakin menjauhnya Lantian Juan membuat drama baru dimulai dimana Mario dan Gito yang begitu berdekatan akhirnya terlibat pertarungan sengit memperebutkan tempat kedua, ditopang mesin garpaan Ary New Cakra, Gito mampu melewati Mario pada lap ke enam, tidak begitu saja merelakan posisinya diambil Mario mencoba terus untuk bisa kembali ke posisi kedua namun karena hanya mengandalkan dapur pacu 110 cc di kelas 125cc harus berjuang ekstra agar bisa melewati Gito, puncaknya pertarungan terjadi hingga hendakmemasuki garis finish yang kurang lebih 10 meter keduanya terlibat insiden yang mengakibatkan gito harus terpelanting dan Mario masuk finish di posisi kedua sedangkan gito dapat berhasil menyentuh finis di posisi ke 3.

Meskipun terlihat kecewa, Gito Naray memasrahakan semuanya kepada pimpinan perlombaan dan juri lomba.
“ saya tidak tahu yang jelasnya apa dengan sengaja apa tidak yang saya tau memang posisi kita dekat sekali dan stir saya tersangkut,yang pastinya cukup kecewa dengan kejadian ini tapi namanya juga resiko mau apa lagi, semuanya tergantung juri dan pimpinan lomba keputusannya seperti apa”ungkap gito dengan nada kecewa.
Sementara itu, Mario Sendiri mengungkapkan bahwa tidak unsur kesengajaan apa yang terjadi dalam insiden tersebur terlebih lagi dirinya sudah tidak berambisi untuk mengejar point karena memang sejak hari pertama Mario sudah kehilangan point.
” Sebenarnya tidak ada unsur kesengajaan,Karen awalnya Kita melenggang dan jujur saya lebih kencang dari dia, namun saat Saya ambil track lurus untuk bisa ambil sisi dalam saat finis sedangkan dia kebalikannya, dan sebelumnya roda belakangnya sempat Ada efek rebind secara otomatis bagian depan oleng dan mengarah ke saya dan stirnya kena ke saya ( sambil memperlihatkan memar tangannya)yang jelas saya tidak sengaja untuk mengejar poin pun saya sudah tidak berpeluang ” ujar Mario.
Hingga keputusan di bacakan penulis pun tidak mendapatkan konfirmasi dari tim juri dan pimpinan lomba soal insident tersebut.
Akan tetapi sehebat apapun pertarungan mereka di dalam sikuit kedua telah memaafkan dan melupakan kejadian tersebut karena mereka berdua sama sama memiliki kebesaran jiwa untuk saling memaafkan.
Penulis / Foto : Alpacino




