OtomotifZone.com – Semarang – Kelas Fu Wungkul 147cc membuktikan eksistensinya sebagai salah satu kelas paling bergengsi dan diminati di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Pada seri perdana Black Dragbike 2026 yang digelar di Sirkuit NP Skadron 31 AYC Penerbad, tercatat sebanyak 38 starter bertarung habis-habisan untuk menjadi yang terbaik.
Di tengah kepungan puluhan peserta, sosok Yazida Boros keluar sebagai mekanik paling menonjol. Racikannya pada Suzuki Satria FU 147cc sukses menjadi yang terkencang di kelas ini, sekaligus menegaskan bahwa riset di kelas “Wungkul” masih terus berkembang pesat.
Kekuatan mesin garapan Yazida Boros dibuktikan dengan nyata oleh pembalap asal Lombok, Yudies Kurcaci. Melaju tanpa perlawanan berarti, Yudies berhasil membawa motor tersebut melesat tajam di lintasan 201 meter dengan catatan waktu 07.771 detik.
Catatan waktu tersebut cukup untuk mengamankan podium tertinggi dan meninggalkan para pesaingnya di kelas yang dikenal sangat mengandalkan presisi regulasi standar ini.
Kesuksesan ini ternyata lahir dari hasil evaluasi mendalam sebelum hari perlombaan. Yazida Boros mengungkapkan bahwa dirinya melakukan perombakan total pada bagian kepala silinder (head) karena merasa performa sebelumnya masih jauh dari harapan.

”Kami melakukan revisi besar-besaran di sektor head. Rasanya memang masih kurang saat sesi setting kemarin. Terutama di bagian porting, semuanya kita rombak dan kita perbesar untuk memaksimalkan aliran udara dan bahan bakar,” jelas Yazida Boros.
Ramainya peserta di kelas Fu Wungkul 147cc menunjukkan bahwa kategori ini masih menjadi primadona bagi tim-tim besar maupun privateer. Dengan regulasi yang ketat, kreativitas mekanik dalam memaksimalkan komponen yang ada—seperti yang dilakukan Yazida Boros—menjadi kunci kemenangan.
Hasil di seri perdana Semarang ini menjadi sinyal bagi para kompetitor bahwa persaingan Fu Wungkul di tahun 2026 akan semakin ketat dengan catatan waktu yang terus menajam.


