BerandaRacing Roda 2GrasstrackBuntut Saling Sikat Di GF Kejurnas MX Bekasi, PP IMI Akan Memanggil...

Buntut Saling Sikat Di GF Kejurnas MX Bekasi, PP IMI Akan Memanggil Kedua Pembalap

OtomotifZone.com-Bandung. Setelah viral dan mendapat pengadilan sosial dari netizen yang maha benar, buntut saling sikat di GF Kejurnas MX 2022 Bekasi dan keduanya saling mengklaim “karena” diduluin, Diva Ismayana dan Nuzul Ramzidan akan dipanggil PP IMI.

Kejadian yang dianggap “lumrah” bagi sebagian kalangan tapi tidak lumrah dalam pakem sportifitas dalam sebuah race dan akhirnya mengemuka tersebut mendapat perhatian serius dari regulator, Eddy Saputra selaku Direktur Offtrack R2 PP IMI sangat menyesalkan aksi tersebut, “Saya sudah melihat video versi masing-masing pembalap, terlepas siapa yang benar dan siapa yang salah, jika dilakukan dalam sebuah kompetisi, sangatlah tidak sportif dan membayakan, dalam aturan sudah diketahui, jika ada pihak yang dirugikan silahkan melayangkan protes, ada waktu 30 menit, keterbatasan track offtrack juga menjadi kendala tidak semua bisa dipantau pihak pengawas lomba, makanya jika saat race tidak ada protes ya akhirnya diadili netizen lewat medsos, setelah viral baru saling klaim, itu kan gak fair juga, kami akan segera melakukan pemanggilan terhadap kasus tersebut secepatnya, agar kasus ini tidak berkepanjangan dan menjadi sebuah ajang balas dendam, balaplah dengan sportif”.

Eddy Saputra

Menjadi perbincangan seru di Social Media juga ditanggapi komisi GTX/MX PP IMI Iwa Kusdinar, “Saya sebagai petugas dilapangan juga sangat menyayangkan kejadian tersebut, jika ada yang merasa dirugikan segera ajukan laporan atau protes, bukan setelah viral baru ribut saling merasa jadi korban, saya secara pribadi sudah melakukan komunikasi dengan keduanya, namun belum mendapat respon, saya akan konsultasi dengan Dir. Offtrack atas kejadian ini”.

Melihat kejadian sering terjadi dievent offrack, banyak cara dilakukan selain prosedur diatas, dengan cara promotor membangun tower atau ruangan khusus pengawas lomba agar bisa memantau jalannya lomba secara utuh, bisa juga memasang kamera disetiap titik, meski ini cukup menguras biaya, dan bisa juga dengan live streaming, bukan dagang karena media ini juga penyedia live streaming, namun pengawasan secara menyeluruh sangat dibutuhkan agar niat untuk sikat dan sikut lawan bisa berkurang karena takut tertangkap kamera.

Ayo junjung tinggi sportifitas.

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot