OtomotifZone.com-Kediri. Siapa yang tak mengenal bapak Ninja Grasstrack Indonesia satu ini. Korekan jika dari bengkel Conk27 Frame & Speed bikinan pak Aconk seperti sudah jaminan bakal menjadi momok dalam sirkuit pada kelas Sport Trail.
Dan memang benar kenyataannya. Di arena Trial Game Dirt serta Powertrack motor Kawasaki Ninja 2T dari sana selalu menjadi dominasi. Di Trial Game para juara kelas kategori pemakai Ninja banyak yang memakai dari Conk27. Sedangkan Powertrack sejak 2013 sampai 2019 seingat OZ sudah lima tropy juara umum di kelas Sport Trail Open. Mulai Aditya Pradana 2013, Savona Oky 2014-2015, Lantian Juan 2017-2019.

Main ke bengkel ini di desa Deyeng, Ringin Rejo, yang tepatnya wilayah selatan Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Isi bengkel memang Ninja 2T untuk grasstrack semua. Yang pasti kita mau ulas sejak kapan pak Aconk ini menjadi mekanik dan kini menjadi sosok di belakang layar Ninja-Ninja Grasstrack mengerikan.
“Pertama malah bikin motor balap di Batam. Lama grasstrack di sana setelah tahun 2000an balik kampung Ringinrejo bikin Ninja Grasstrack untuk S. Huda dan di tahun 2008 dia juara Trial Game. Lalu sampai perjalanan balap di Powertrack lewat Aditya Pradana #45 pertama kali juara di Sport Trail. Lanjut Savona Oky, lalu era Lantian Juan,” cerita pak Aconk yang punya nama asli Jufry ini.

Bicara modifikasi yang di terapkan pak Aconk pada Ninja 2T hasil garapannya ternyata simple. Khusus mesin saja nggak banyak pakai part racing. “Head, bureng, rasio, magnet saya pakai standar. Cuma bagian lubang in-ex, sudut squish, kubah head saya klik dikit-dikit. Membran rata-rata pakai V-Force dan karbu Mikuni 38 skep hati,” ungkap pak Aconk. Ukuran spuyer jangan tanya, tiap sirkuit beda cuaca bro..
Frame kotak sebagai salah satu ciri Ninja Grasstrack rakitan Conk27. Dan kaki-kaki limbah Special Engine Honda CRF250 selalu jadi favorit. “Lebih ramping dan ganteng menurut saya,” singkat cerita tentang pilihan body.
Biaya membuat jadi satu unit motor antara 70-85jt. Komplit dari mesin sampai body. Untuk mesin saja mungkin antara 10-20jt. Sedang yang bikin mahal adalah kaki-kaki serta part kecil-kecil yang bisa memakan biaya tak terduga.
Waktu ini bengkel masih ramai menangani jenis motor ini. Persiapan balap tahun 2021 sudah nampak ada pergelaran. Jadi prepare mesin-mesin di siapkan sebaik mungkin dari pada dadakan.
Musim belakangan ini pembawa Ninja seperti Lantian Juan dan Mario Salontahe selalu jadi momok di Powertrack. Mungkin tahun ini akan kembali menjadi perhatian publik. Kemungkinan tidak hanya dj Powertrack saja karena Lantian Juan bakal balap di Kejurnas Grasstrack dan Indiel Series.
Conk27 Frame & Speed Kediri
Desa Deyeng, Ringinrejo, Kediri, Jawa Timur
0813-3595-2292
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

