OtomotifZone.com – Jakarta, Debutan MotoGP, Toprak Razgatlioglu, tampil impresif dengan finis posisi ketiga pada sesi practice Grand Prix Brasil yang berlangsung dalam kondisi cuaca tidak menentu di Goiania, Jumat (21/3).
Pembalap tim Pramac Racing itu bahkan mengaku terkejut dengan hasil yang diraihnya. Ini menjadi penampilan keduanya di MotoGP setelah debut sulit di Thailand yang belum menghasilkan poin.
Razgatlioglu mencatatkan waktu tercepat ketiga, hanya terpaut sekitar tiga persepuluh detik dari pembalap tercepat, Johann Zarco. Hasil ini sekaligus memastikan dirinya langsung lolos ke Q2, yang berarti ia sudah mengamankan posisi start maksimal di empat baris terdepan.
“Ketika saya menyelesaikan lap, saya kembali ke pit dan melihat posisi saya di tiga besar. Saya juga terkejut, tapi saya tersenyum,” ujar Razgatlioglu.
“Saya tidak merayakan berlebihan karena saya hanya fokus ke besok. Ini baru hari Jumat. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik. Sekarang kami ada di Q2, itu bagus, tapi yang penting adalah kualifikasi dan balapan,” tambahnya.
Performa ini menjadi lonjakan besar bagi juara dunia World Superbike Championship tiga kali tersebut, yang sebelumnya hanya mampu start dari posisi ke-21 saat debut di Buriram.
Kondisi lintasan yang berubah-ubah akibat hujan menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh pembalap. Apalagi, MotoGP baru kembali ke Brasil setelah dua dekade, sehingga mayoritas rider belum memiliki pengalaman di sirkuit tersebut.
Razgatlioglu pun mengakui bahwa faktor kondisi lintasan menjadi salah satu kunci performanya, meskipun ia masih belum sepenuhnya nyaman dengan motor Yamaha M1 terbaru bermesin V4.
“Saya pikir ini karena trek baru untuk semua orang. Kami beradaptasi dengan cepat, tapi biasanya saya memang cukup cepat di kondisi seperti ini,” jelasnya.
Di sisi lain, Direktur tim Pramac, Gino Borsoi, memberikan pujian atas kemampuan adaptasi cepat Razgatlioglu, terutama karena ini merupakan pengalaman pertamanya mengendarai motor MotoGP dalam kondisi hujan.
“Semua orang tahu bakat besarnya, dan dalam kondisi seperti ini performanya semakin mengesankan karena dia belum benar-benar tahu cara mengendarai motor ini saat hujan,” kata Borsoi.
“Ini pertama kalinya dia memahami penggunaan ban basah dan elektronik. Tapi dia punya talenta, dan di trek baru seperti ini, itu bisa menjadi keuntungan,” tambahnya.
Selain Razgatlioglu, pembalap andalan Yamaha, Fabio Quartararo, juga berhasil memanfaatkan kondisi lintasan untuk langsung lolos ke Q2.
Hasil ini menjadi sinyal positif bagi Razgatlioglu dalam proses adaptasinya di MotoGP. Meski begitu, ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada kualifikasi dan balapan utama, yang akan menjadi ujian sesungguhnya di akhir pekan GP Brasil.

