OtomotifZone.com – Sentul. Tontonan menarik diperlihatkan pada Eshark Rok Cup Putaran 5 berlangsung (31/10/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Hampir semua kelas kita tidak bisa prediksi siapa juaranya. Karena ambisi pebalap sangat menggelegar. Dan penampilan tidak biasa diperlihatkan Prassetyo Hardja dibeberapa sesi Senior Rok. Tapi dirinya mampu menari nari di Final Senior Rok.

TIdak seperti penampilannya di putaran putaran sebelumnya. Prass harus beberapa kali akui ketangguhan Silviano pebalap dari ASR Motorsport. Dari babak kualifikasi sampai Pre final, prass harus berada dibelakang Silviano. Ketika ditanya langsung tim redaksi, ternyata ada sedikit kendala dari dirinya sendiri saat jalani putaran ke lima ini.
“ Saya kan baru pulang dari Italia minggu lalu mas. Lalu sampai Indonesia harus karantina jadi saya tidak sempat latihan mas. Selesai karantina saya hanya latihan hari Sabtu. Jadi penyesuaian luar biasa harus saya lakukan,” ujar Prassetyo Hardja langsung kepada OtomotifZone.com.
Lanjutnya,” Saya mencoba adaptasi lebih cepat. Dan pada final hujan mas. Yang mana saya bisa mengatasi. Karena kalau hujan saya sudah punya data mas untuk race. Jadi saya bisa finish di posisi pertama,”

Dari babak kualifikasi sampai Pre final memang kondisi lintasan sentul masih kering. Terlebih arena Sentul sendiri terbilang sirkuit yang mengursa tenaga. Maka dari itu persiapan harus dilakukan. Bila mana tidak ada latihan jauh jauh hari, pebalap akan sedikit kesulitan. “ Semakin hari dengan seringnya dipakai kondisi Sirkuit berbeda mas. Ada aspal yang ke angkat dan arena tidak seperti sebelumnya. Makannya harus latihan mas. Kalau tidak kita sedikit kesulitan,” jelas Prass.
Tapi saat final hujan yang turun membuat skill pebalap diperlihatkan. Bagaimana pebalap harus mengatasi licinnya lintasan namun harus tetap berpacu agar menjadi yang terbaik. Prass menari nari diatas gokartnya dengan sangat apik dan berhasil juara. Kembali lagi selamat untuk Prass atas juara yang didapat dikelas Senior.
Bukti ketenangan Prass, skill, setingan chassis, sproket dan pressure tire juga menjadi salah satu kunci kemenangan, sirkuit basah menjadi caltwalk Prass menari-nari lemah gemulai, sementara pegokart lain hampir pasrah karena basah, dan yang melihat menahan nafas mendesah karena tegang.
Selamat wonderboy.

