Otomotifzone.com – Jakarta. Pada perjalanannya memasuki pasar Indonesia, DID Racing Chain yang sudah mendunia nama hingga kualitasnya diakui dunia nomor 1, menggandeng PT NGK Busi Indonesia sebagai pemgang izin distribusinya. DID menyesuaikan dengan pangsa Indonesia yang ada.
Dalama arti di sini, DID selaku produk asal Jepang tetap mengutamakan hasil kualitas yang sangat baik. Namun dengan beberapa opsi pilihan di dalamnya. Untuk seluruh keperluan rantai motor, DID terbagi menjadi 3, ada Rantai Mesin atau Keteng, Rantai Penggerak, dan Gear Set Depan Belakang.
Lalu mengenai teknologi unggulan dari DID, yang membedakan dari pada yang lain adalah rantai ini menggunakan Solid Bush, SDH PIN, Direct, dan XRing. Masing-masing ini memiliki keunggulan dan teknologi yang saling berkesinambungan.
Diko Oktaviano selaku Techincal Support NGK, dalam acara peresmian Cari Rantai dibilangan Antasari – Jakarta Selatan (26/1/2022) menjelaskan secara singkat dari masing-masing keunggulan utama DID Racing Chain, yang menjadi pembeda dari produk rantai lainnya.

“Solid Bush untuk memperpanjang umur, mengurangi kehausan gear sehinga lebih kuat karena DID sudah forging. Lalu SDH dapat meningkatkan resistance rantai sebanyak 20% diantara pin per pin dari rantai. Direct mempertahankan power mesin yang keluar untuk menjalankan kendaraan, sehingga tidak akan timbul dari loss power,” terang Diko Oktaviano kepada Penulis.
“Terakhir XRing Seal, lebih bisa dapat mengatasi reduksi fiksi dan meminimalisir gesekan rantai. Di mana umumnya menggunakan ORing, ORing ini gesekannya lebih besar, untuk XRing lebih unggul jadinya,” lanjutnya.
Soal harga dari produk DID ini juga terbilang ramah dikantong, apabila sesuai dengan kebutuhan. Pasalnya DID membagi menjadi 4 bagian jenisnya. Low End dengan kode (428D, & 428H-DS) berkisar harga di bawah 500 Ribu-an, lalu Middle End (428 VIX, & 420 VR) dengan kisaran harga 1 Juta ke bawah, High End (520VX3) dan Racing (415DX G&G, 415 ERZ, & ER) di atas 1 Juta.

