OtomotifZone.com-Palangkaraya. Sukses tampil dalam Kejurnas MotoPrix di Region 4 Kalimantan tak langsung membuat Dit’s Racing Palangkaraya puas. Ada obsesi untuk bisa mencoba kemampuan pembalap dan tim di pulau Jawa. Pasalnya disinilah persaingan balap motor sesungguhnya dan terberat.
Tim balap milik Fairid Naparin ini memang sedang membidik kekuatan pembalap dan tim untuk main di pulau Jawa musim kompetisi 2017 nanti. Caranya, dengan mengikuti beberapa seri Kejurnas MotorPrix di Region 2 yang dikenal dengan sebutan Region Neraka.
Uji coba pun dimulai di Seri V Kejurnas MotorPrix Region 2 yang digelar di Manahan Solo pada Sabtu-Minggu (22-23). Didit, demikian Fairid Naparin biasa dipanggil merekrut Richard Taroreh pembalap asal Papua fight di kelas MP1 dan MP2.

“Aslinya Manado, cuma banyak yang tau dari Papua karena dibesarkan disana. Sebenarnya saat tampil di Solo dalam kondisi sakit, kurang fit, tapi karena sudah janji, yaa tetap harus main,” beber Richard yang berhasil podium kedua di kelas MP2.
“Waktu tampil di MP1 kondisi ngedrop, gak kuat lagi. Soal gabung ke Dit’s Racing memang belum, kan untuk kontrak 2017. Kemaren baru uji coba,” sebut racer penyuka nomor start #… ini.
Menurut Richard, Dit’s Racing adalah tim yang sangat diperhitungkan di Region 4 Kalimantan. “Peluang buat Dit’s Racing main di Region Neraka yang menjadi kiblat balap motor di Indonesia sangat terbuka,” aku Richard.
Sementara itu, Didit mengucapkan terima kasih atas buat sponsor dan crew Kate Montor Maboer serta pembalap yang telah tampil maksimal di Solo. “Richard pembalap pantang menyerah, meski sakit tetap bertanggung jawab,” puas Didit.
Saat ini Dit’s Racing memang disupport Kyt, Racingline, KNPI dan Pemprov Kalteng. Namun biaya balap tak sedikit. “Kami butuh sponsor. Dengan usaha dan doa serta kekompakan tim, semua halangan bisa diatasi,” pungkas Didit.
Penulis: Noverry Darwin
Foto: Dit’s Racing

