
OtomotifZone.Com-Sentul,Bogor. Perang suspensi di seri 8 kejurnas Motoprix Sentul kemarin kembali membara. Ada ada dua produsen shock absorber terlihat OZ yang sedang mengembangkan peredam kejut baru tersebut. Yang pertama datang dari shock Kayaba dan satunya dari Kawahara.
Pertama dulu dari Kayaba. Produk yang dinamai Kayaba Zeto Z1. Menilik peforma Sulung Giwa yang semakin hari semakin edan seri-seri akhir ini cukup membuat OZ penasaran. Di tanya soal mesin, Fritz Yohanes selaku big bos PUTRA ANUGRAH NHK KYB FDR SSS EXCEL ARDIAN’S CREAMPIE mengatakan biasa-biasa saja. “Cuma upgrade mesin terus,” ungkapnya. Mesin dari awal awal sama namun lebih presisi dan fokus. Tapi di tanya lebih mendetai, nampaknya ada yang membuat nyaman tunggangan.

“Shock Kayaba Zeto baru, cocok buat trek dadakan. Kata Sulung Giwa nyaman banget,” terang Om Fritz yang tampil selalu bergaya anak muda ini. Benar kata Sulung Giwa. “Enak tenan mas. Rasanya pas sama gayaku. Posisi gak terlalu nungging motornya. Kalau yang lama terlalu tinggi. Pas melintasi aspal kasar roda belakang getar, terlalu keras.” cerita Sulung.
Di konfirmasi pihak Kayaba memang baru tahap riset, bahkan belum dijual untuk umum. “Ini baru riset, dan ternyata hasilnya positif. Belum kita jual untuk team balap. Nantilah,” ujar Andi Kusuma, kepala marketing dari PT. Kayaba Indonesia di kawasan industri MM2100 Cikarang Barat. Ohlins di simpan dulu, kurang cocok dengan body sulung yang kurus. Shock belakang ini mulai di pakai sejak seri Motoprix Jogja. dan kemarin juara lagi di Motoprix sentul MP2. Sayang MP1 dia kedodoran di belakang. “Mesinnya Overhead. Lemes gak mau di gas,” keluhnya Sulung Giwa.

Sedang produk Kawahara kali ini di coba Boy Arbi dari Kawahara Racing KYT dan Gilang Pranata dari Honda Yonex kawahara. Dicoba pada dua kendaraan berbeda, Boy pada Jupiter Z sedang Gilang pada Honda Blade. “Empuk dan lebih nyaman dari yang lama.” Kata boy. Belum ada namanya. Dengan bekal shock tersebut Boy berhasil raih pole position atau start di posisi 1. Saat balap sempat unggul jauh di depan Agus Setiawan 4 detik akhirnya tumpang 2 lap menjelang finis di R2. Apes. Kita tunggu lagi seri terakhir di Purwokerto. Siap-siap uji coba di sirkuit dadakan.



