OtomotifZone.com – Keerom. Fahri “Kuda Liar” C.R Salimung tampil agresif namun tetap terkontrol pada sesi Final kelas Kejurnas Bebek Standar 4 Langkah dan 2 Langkah 125 cc Pemula Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I Papua 2026. Pembalap asal Merauke itu sukses membalikkan posisi dari start keenam hingga memimpin perlombaan di Sirkuit Yuwanain MX, Arso II, Kabupaten Keerom. Minggu (30/8).
Sebanyak 17 pembalap turun dalam kelas yang berlangsung selama enam putaran. Begitu gate start terbuka, seluruh pembalap langsung memacu motor menuju tikungan pertama atau R1 dari sisi dalam.
Fahri tidak terburu-buru mengambil risiko. Ia memilih bermain tenang dari posisi keenam sebelum perlahan mencari celah di antara para rivalnya. Memasuki R1 pada lap pertama, pembalap Merauke tersebut mulai menunjukkan kepiawaiannya membaca situasi lintasan.
Fahri kemudian merangsek ke posisi ketiga. Ia langsung melahap jumpingan dengan ritme yang semakin agresif bagai Kuda Liar. Momentum itu terus ia manfaatkan hingga memasuki lap berikutnya.

Tanpa membuang kesempatan, Fahri menutup ruang para lawan dan berhasil berada di posisi terdepan. Dari posisi keenam, ia kini memimpin perlombaan.
Setelah berada di depan, Fahri semakin percaya diri. Ia memacu motornya dengan gaya liar, tetapi tetap terkontrol. Konsentrasi penuh membuatnya mampu menjaga ritme sekaligus berusaha memperlebar jarak dari para pengejar di belakang.
Penampilan Fahri terasa semakin istimewa karena Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I Papua 2026 menjadi pengalaman perdananya bertanding di luar Kota Merauke. Selama ini, sebagian besar perjalanan prestasinya berkembang di arena balap Merauke.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi pembuktian bagi Fahri sebagai salah satu atlet IMI Papua Selatan cabang Grasstrack yang mendapat perhatian dan dukungan dari IMI Provinsi Papua Selatan.
Di Sirkuit Yuwanain MXArso II Kabupaten Keerom, Fahri menjawab kesempatan itu dengan penampilan berani. Ia tidak hanya membawa nama Merauke, tetapi juga menunjukkan bahwa pembalap dari ujung timur Papua mampu tampil kompetitif ketika mendapat panggung di level nasional.
