OtomotifZone.com – Pontianak. Tuntas sudah rangkaian Kejuaraan Daerah Balap Motor tahun 2016 di Kalimantan Barat. Putaran grand final digelar Sabtu-Minggu (3-4/12). Pilihan lokasi dimana lagi kalau bukan trek seputaran Stadion Sultan Syarif Abdurrahman atau populer disingkat SSA.
“Seharusnya musim balap 2016 ada 5 putaran Kejurda. Tiga seri sudah digelar, semuanya main di kota Singkawang. Satu seri lagi terpaksa dibatalkan,” ujar Iwan Kurniawan, Sekretaris Pengprov IMI Kalbar yang juga berada di bawah bendera Idea Entertainment, pengusung event ini.
Iwan pun dipuji pelaku otomotif setempat. Pengaspalan ulang lintasan yang dipakai trek menjadi semangat bagi 165 pembalap yang tergabung dalam 337 starter pada 10 kelas perlombaan. Jumlah terbanyak dibanding seri sebelumnya.
Tambah semangat karena memperebutkan Piala Gubernur Kalbar dengan mengusung nama event “IMI Kalbar-KONI Kalbar Idea Grand Final Kejurda Balap Motor Kalbar 2016”. Komplek stadion yang terletak di Jln MT Haryono, Akcaya, Pontianak dipenuhi penggemar balap motor.
“Seperti biasa, ada dua kategori kelas perlombaan, yakni kelas utama dan kelas pendukung alias supporting class,” jelas Firman Santana selaku Ketua Penyelenggara.
Kita liat kelas utama, mulai dari pembalap Seeded, Pemula A sampai Pemula B. Ada 6 kelas bisa diikuti, yakni MP1 dan MP2 untuk Seeded, MP2 dan MP3 buat Pemula A serta MP5 dan MP6 bagi Pemula B.
Di kelas pendukung berjibaku pada 4 kelas yang tersedia. Mulai dari Matic free for all open, Bebek 110cc 2-tak standar dan Sport s/d 250cc khusus komunitas. Menariknya, ada juga kelas Supermoto s/d 200cc bore-up. Kelas ini lebih seru karena main di dua trek berbeda, aspal dan tanah.
Juara Umum MP1 dan MP2 diraih racer Rio Dewara dari Rivaco Sintang yang menggondol hadiah motor Kawasaki pulang. Sedangkan Juara Umum kategori Pemula yang main di kelas MP3 dan MP4 diraih Jontra William dari tim RMC Kubu Raya. Jontra pun membawa pulang motor Honda sebagai hadiah.
Disela sesi istirahat, digelar aksi stundrider berupa freestyle oleh Wawan Tembong yang main sendiri dan boncengan. Atraksi ini menarik minat ribuan penonton. “Terima kasih atas bantuan berbagai pihak. Tanpa dukungan dari yang lain, sulit ajang ini terlaksana dengan lancar dan sukses,” pungkas Iwan Kurniawan.
Penulis: Noverry Darwin | Foto: Idea Entertainment

