OtomotifZone.com-Klaten. Seri Grasstrack Kejurda IMI Jateng di Sirkuit Sukorini,Manisrenggo Klaten yang rampung di adakan pada 10-11 Oktober 2015 kemarin telah menjadi seri terakhir dalam rangkaian Seri Kejurda IMI Jateng. Perlombaan yang di mulai dari jam 09.00 wib ini berakhiri dan pada pukul 07.30 wib ini mempertandingkan jagoan di kelas Junior. Kenapa? Ya karena kelas senior gak ada. Mereka ikut kejurnas Powertrack Kediri seperti Edi Aryanto, Rizky HK, Asip XL.

Yes, tontonan terfokus pada junior saja. Alif Agus Agus Yasin selaku Pimpinan Lomba tidak mengelak dengan kenyataan itu ketika kami mengkonfirmasi hal tersebut. “Tanpa kehadiran pembalap senior pertandingan kemarin tetap berjalan menarik dan seru.Kerja keras para penitia lomba mengatur sedemikian rupa dari kelas per kelas yang di pertandingkan berjalan dengan rapi dan sesuai waktu yang direncanakan. Walaupun masih ada kekurangan tapi pada umumnya panitia penyelenggara puas dengan hasil perlombaan,” kata Alif selaku pimpinan lomba.
2 tahun ini Grasstrack Jawa Tengah sedang mengalami fase krisis senior. Tumpuan mereka masih di barisan Akbar Taufan, Edi Aryanto, dan Rizky HK. Di harapkan pembalap junior yang naik kelas nanti bisa ikut meramaikan formasi kelas senior. Selain itu juga meramaikan kelas senior di Kejurda Jateng sendiri yang sudah mulai sepi. Ogah ikut…
Dari Kediri selaku juri yang biasa di event Kejurda Jateng adalah Pak Tejo. Beliau coba kami ambil komentarnya untuk tahun ini tentang minimnya senior. “Ya kami menyadari minimnya senior. Jadi fokus kita membina pemula dan Junior. Di pastikan tahun depan akan ramai di kelas senior karena tahun ini yang naik kelas ada 4-5 pembalap,” terang Pak Tejo.
Pembalap junior seperti Wibowo Gosong yang tahun ini yang merebut gelar juara umum Grasstrack IMI Jateng di pastikan akan naik senior. Masih ada lagi Rivaldi Julian dan Lotar Mardiyanto. “Sudah dipastikan Insyaallah saya tahun depan fight ke kelas senior mas. Pokoknya belajar terus biar tambah kencang bawa motor. Grasstrack kelas senior intinya cuma menghadapi 3 orang tersebut (Akbar,Edi,Rizky). Kalau bisa fight dengan mereka berarti sudah diperhitungkan grasstrack se Indonesia,” kata Lotar yang masih bernaung di team JART CPG CCP B-PAZZ D1.
Dedy Sandro dan Esa Sn perwakilan dari Banyumaslah yang akan menambah barisan naikkelas. Tetapi sang Manager, Aditya Eko mengusulkan jangan dulu. “ Esa baru tahun ini naik Junior. Jadi masih banyak belajar. Pengalamannya masih kurang,” kata Mas Eko, panggilan akrab pemilik team ADITYA 31 MANAGEMENT M-SPEED. Masih menunggu awal tahun 2016 fixnya..
Penulis : Elang, Hafid | Foto : Elang

