Beranda Headline First Impression Honda Supra GTR 150: Kesan Pertama yang Menggoda

First Impression Honda Supra GTR 150: Kesan Pertama yang Menggoda

0
847
OtomotifZone.com – Sidoarjo. PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) main dealer motor Honda wilayah Jatim dan NTT kembali mengajak media untuk test ride produknya, Honda Supra GTR 150.
Untuk media jika disebut test ride sebenarnya tergolong sudah lewat, apalagi Supra GTR 150 sudah dilaunching beberapa bulan yang lalu. Tapi ada pepatah mengatakan “Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali”.
“Kali ini kami mengajak teman-teman media untuk test ride Supra GTR 150 sekaligus jalan-jalan menikmati suasana alam pedesaan,” terang Nugroho Sakri, Corcomm MPM.
“Sebuah destinasi yang terletak di kawasan Trawas-Pacet, Pandaan menjadi persinggahan turing media kali ini. Setelah melewati berbagai tipe jalan yang dilalui, teman-teman media kami ajak menikmati makan siang,” tambahnya.
02
Kesempatan pertama ini langsung dimanfaatkan para media untuk menggeber Supra GTR 150. Melewati jalanan kota Sidoarjo yang padat, Supra GTR 150 cukup fun to ride. Saat berada di kemacetan kota, Otomotifzone (OZ) harus rajin menggunakan setengah kopling pada gigi perseneling 1 atau 2 dikarenakan power bawahnya yg cukup besar.
Namun saat melibas jalanan luar kota, Supra GTR 150 ini benar-benar membuat OZ girang. Bagaimana tidak, dengan dibekali mesin generasi terbaru 150cc, DOHC 4 katup, 6 kecepatan, berpendingin cairan (liquid-cooled) dengan teknologi injeksi PGM-FI motor berkonsep turing ini asik digeber dan tetap tenang saat bermanuver. Gejala oleng sama sekali tidak dirasakan OZ.
Akselerasi responsif di setiap perpindahan gigi transmisi hingga 11,6 kW (15,9 PS) / 9.000 rpm masih bisa dirasakan, bahkan saat melaju dikawasan Trawas yang identik naik turun. OZ dan beberapa jurnalis test rider sempat menorehkan kecepatan tertinggi 118km/jam dijalan tanjakan yang cukup panjang.
Beberapa sektor yang menurut OZ kurang pas, diantaranya sektor peredam kejut. OZ rasa masih serupa dengan Honda Sonic yang keras. Ini terbukti saat beberapa kali melewati jalanan berlubang pantulan sok begitu keras. Yang kedua posisi setang terlalu rendah. Dengan mengusung konsep turing, akan lebih nyaman jika posisinya sedikit lebih tinggi. Tentunya hal ini membuat riding positionnya lebih santai untuk perjalanan jauh.
Namun, secara keseluruhan Honda Supra GTR 150 layak bagi pecinta motor bebek yang suka turing dengan power berlimpah.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: ist

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses