OtomotifZone.com-Klaten. Ketat luar dalam terjadi di event bulan Mei ini. Sudah di mulai sejak awal tahun pengetatan untuk kelas non pembalap yang terus di cek sebelum masuk start. Bukan gertak mercon saja tapi terus lanjut sampai seri ke seri. “Pokoknya terus di awasi, sebelum start harus buka helm dulu.” ujar Ogie, petugas GDS. Aman, tidak ada penyelundup masuk lagi. Kasian pemula -pemula kalau masuk pembalap kawakan datang dengan nama palsu.

Kelas rutin sudah cukup bikin persaingan joki pemula jalanan makin hangat adu skil. “Sudah kelas seperti biasanya saja. Bikin kelas baru tidak ada peminatnya. Dengan kelas yang sudah rutin digelar saja cukup menyedot 330 stater hari ini.,” kata Agung Setyawan, EO GDS sirkuit.
Kelas pemula liaran makin hangat makin terpupuk. Semangat mborong piala. Joko Precil sukses rebut 4 kelas. Bersama Chalif_jaya ft cex’s Speed. Joko_precil#15 semangat nguber tropi di kelas Ninja standar, Bebek 116cc tu, Bebek 130cc dan Braket 8. Anak-anak baru juga makin kesengsem pengen ikutan terus. Jhebink Racing Hore ft SBR Gledek Slogohimo dengan joki Tito CT dan Andi Bewok sukses raih podium 2 di kelas Braket 9 pelajar dan Campuran 2T 140cc. “Pertama ikut bulan kemarin bisa podium dua. Dan balapan ini juga bisa podium dua. Asik, Pemula liaran ketat,” kata Jhebink mekanik Jhebink Racing.

Ketat di dalam ketat di luar macam celana gadis-gadis pinggir sirkuit GDS. Yang diluar ada razia! Motor yang coba-coba stel motor di jalan kampung siap di gotong pak Polisi. Satu motor di angkut kemarin siang karena jajal motor di jalan kampung samping sirkuit. “Sudah di wanti-wanti kalau coba jangan di jalan desa kalau ada apa-apa. Malah yang kena urusan sama polisi itu tadi mas.” kata petugas parkiran di sirkuit GDS. Ati-ati gais…

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

