BerandaKomunitasKomunitas MotorGasPolll Enduro Club Medan: Ketua Digilir Setahun Sekali

GasPolll Enduro Club Medan: Ketua Digilir Setahun Sekali

OtomotifZone.com – Medan. Ada yang unik dari komunitas dirt bike satu ini. Meski jumlah anggota Gaspolll Indonesia Enduro Sport Club tak banyak, hanya 20 orang, namun jabatan Ketua Klub digilir setiap tahun. Tujuannya agar semua anggota harus bisa menjadi pimpinan, meski organisasi kecil.

Setidaknya semangat dan jiwa leadership sudah diajarkan komunitas dengan members dari berbagai profesi ini. Mulai pengusaha, PNS, TNI Polri, pengacara, hingga anggota dewan. “Biasanya pemilihan diadakan di awal tahun, tapi di akhir tahun sudah ada gambaran beberapa orang calon ketua,” ungkap Hardy Faisal Siregar, penunggang Honda CRF 230F yang ngantor di Dinas Pendapatan Medan.

Ketua pertama tahun 2011 disepakati Sastra, seorang notaris yang juga Sekretaris PDIP Kota Medan, Ketua BMI dan Ketua Gerakan Anti Narkoba Kota Medan. “Tahun 2010 sebelum terbentuk klub kami ikut event Sixday pertama di Jawa Timur. Lalu yang kedua di Jawa Tengah tahun 2011,” beber Sastra.

Setahun kemudian, 2012 giliran Wito, PNS di Pemprov Sumut menjadi Ketua kedua. Lalu Toga Aruan di tahun 2013. Di masa ini Gaspolll Medan banyak ikut serta dalam berbagai event nasional trail adventure. “Di tahun itu klub bikin event paling berkesan Visit Medan Trail Adventure (VMTA) 2013,” sebut Hardy Faisal Siregar. Ternyata ada dua Faisal dalam komunitas ini, satu lagi Faisal Walad.

Ajang VMTA dihadiri hampir seribu peserta, baik nasional maupun internasional. Event ini berkat kerjasama dengan Pemko Medan serta Pemkab Langkat dan Deli Serdang.

Tahun 2014 ganti lagi yang jadi leader. Dani Ginting, anggota DPRD Deli Serdang yang berkepala plontos. “Pengurus lain tetap ada seperti Sekretaris, Bendahara dan Humas,” ujar Dani Ginting yang pilih KTM sebagai dirt bike andalan.

Uniknya tidak ada sekretariat resmi yang dijadikan markas klub. Cara kumpul janjian di satu titik pertemuan, biasanya bengkel trail Gono di Pasar Sunggal yang disepakati sebagai lokasi. Tahun 2015 giliran Fariz Hutagalung menjadi leader. Kabid Bappeda Kota Medan ini juga pilih KTM sebagai kuda besi.

Kini Hendrik Kurnia memimpin di tahun 2016. “Siapa saja boleh gabung, gak ada syarat khusus, yang penting bisa menyatu bersama anggota lain,” pungkas Hendrik pengendara Husaberg 350cc.

Penulis: Noverry Darwin | Foto: Gaspolll Medan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot