
OtomotifZone.com-Solo. Fun Race akbar bernama GCTS REPTOR Latihan Bersama & Fun Race hari Sabtu 1 November 2014 di Sirkuit Lapangan Parkir Gelora Manahan ini bisa di sebut kejurnas tandingan road race. Bisa dilihat animo penonton dan peserta di event ini. 200-an starter dan penonton mencapai 3000-an. Apa sebab? Ada kelas yang benar-benar jarang di pentas oleh promotor-promotor kejurnas maupun kejurda. Balap Vespa, Supermoto, Eksekutif usia 40 tahun, Eksekutif Mekanik, Sport 4 Tak dan 2 Tak.

Seperti para penggemar Vespa. Peserta paling jauh dari Jakarta yaitu rombongan VBI atau Vespa Balap Indonesia. “Kami mewakili VBI dari beberapa team. Namun disini kami memakai nama RGP Motorsport. Ya salut dengan acara ini, mau membuka kelas balap vespa yang katanya jarang sekali di gelar di Jateng. Biasa kami membuat event di Jabar, lalu teman-teman di Solo kasih kabar kalau ada balap Fun Race kelas Vespa, ya sudah kita coba saja dan ternyata yang ikut banyak juga peserta lokal di Solo, ” ucap Indra Mulyawan dari Vespa Balap Indonesia. Seperti Vespa Salatiga dan Vespa Karanganyar Club contohnya,”Seneng mas, baru pertama kali ini ada balap Vespa disini. Saya juga baru pertama kali turun, memecah kebosanan, biasanya touring terus, capek. Sekali-kali balap di lintasan bukan di jalan raya,” ujar Angga Pamukti dari Vespa Karanganyar Club.

Hal serupa juga dirasakan oleh penggemar sport 2 tak atau 4 tak dan komunitas supermoto. Kelas sport 2 Tak yang dulu sempat mengisi kelas kejurnas sudah tak diperbolehkan. Event kemarin mereka tampil habis-habisan. Penonton yang rindu pertarungan klasik Yamaha RX-King dengan Kawasaki Ninja R sangat terhibur, “Seneng banget mas. Lama gak nonton RX-King dan Ninja road race,” kekeh Bowo penonton dari kota Solo.
Panitia yang juga anggota Great Team Cornering Solo dan Reptor mengerti benar keinginan para penggemar cornering atau penggemar motor kencang. Mereka hanya sekedar ingin merasakan balap namun dananya minim. “Ya intinya mau meningkatkan otomotif surakarta biar gak mati dan supaya kembali hidup seperti dulu lagi. Semoga ada perluasan sirkuit manahan menjadi besar dan permanen,” kata Heru Widhisoko Notowiharjo, ketua pelaksana Fun Race ini.

Ketua panitia Joko Rudianto ikut menambahkan sisi positif fun race dan latber ini. “Sekarang begini, dimana lagi tempat untuk menampung mereka. Mereka masih mempunyai tekad ingin balap namun sarana dan prasarana mereka pas-pasan, terbentur dana, terbentur umur. Itu bagi yang ingin balap. Sedang yang hanya fun race mereka tahu spare part apa yang bagus yang digunakan dijalan. Contohnya rem, mereka bisa memilih rem dengan kualitas yang bagus di fun race buat pengereman di jalan raya nantinya.” kata Pak Joko dengan nada santai.

Niat penyelenggara memang tidak main-main. Sepanjang pinggir sirkuit full pagar BRC. Ujung tikungan yang berbentuk U-Turn diberi ban dan karung pengaman. “Keamanan pembalap dan penonton juga kami perhatikan. Sampai hal makan untuk peserta. Supaya mereka tidak pusing-pusing cari makan keluar. Dan disini panitia tidak mengejar provit,” lanjut Pak Joko.
Kesuksesan acara ini tak luput dari pendukung event Fun Race dan Latber ini seperti KM (Kedung Mulyo) Klaten, Roti Kecil Solo, 39 Tiga Sembilan, Timuran Motor, Work indonesia offset, Budi Agung, Ayam Penyet Suroboyo, Komunika Authorized Dealer XL, dan OtomotifZone.com.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid


