Otomotifzone.com – SPANYOL. Sungguh malang nasib dari Marc Marquez salah satu Pebalap handal Tim Repsol Honda, yang mana juara dunia 8 kali MotoGP. Harus rela dengan cepatnya, meninggalkan balapan Grand Prix of Indonesia. Dirinya juga tidak sempat merasakan balapan di Sirkuit Mandalika.
Kejadian ini terjadi, manakala Marc sedang melakukan warm up, sebelum dilaksanakannya race, dirinya alami highside yang begitu menyeramkan. Ini dialaminya saat berada di R7 (Tikungan 7) Sirkuit Pertamina Mandalika, akhir pekan lalu (20/3/2022).
Siapa sangka ini akan terjadi. Namun bisa dikatakan bukan harinya Marquez, sang Dewi Fortuna juga tidak berpihak kepadanya. Sejak menjalani Free Practice. Bukan 1 kali saja The Baby Alien crash, namun cukup banyak. Karena tidak ingin mendapatkan hasil yang tidak diinginkan, serta enggan mengecewakan penggemarnya, dirinya terus bertekad tampil.

Ketika dirinya mengalami extreme highside, menggunakan RC213V. Keputusan untuk Pebalap bernomor 93 tidak mengikuti balapan, diambil oleh Tim Repsol Honda, dan juga tim medis MotoGP. Setelah dibawa ke Rumah Sakit Mataram, Lombok. Pebalap muda berprestasi ini, langsung diterbangkan ke Barcelona.
Begitu bertubi-tubi kenahasan yang dirasanya. Saat sedang dalam perjalanan, dirinya merasakan ketidak nyamanan di penglihatannya. Dia pun terganggu. Benar saja, setelah sampai di Barcelona, saat menemui Dr Sanchez Dalmau, mengatakan rekan satu tim Pol Espargaro dinyatakan Diplopia. Ini bukan hal pertama dialaminya, pernah saat November lalu mengalaminya.

Namun ada untungnya, kondisi memar badannya, saat melakukan pemeriksaan lengkap hingga CT Scan, tidak ada cidera lanjut lainnya. Marc Marquez pun tidak percaya dengan apa yang dialaminya. Ini pun disampaikannya dalam cuitannya di medis sosial.
“Rasanya aku enggak percaya, dejavu. Saat perjalanan balik ke Spanyol, aku tidak nyaman dengan penglihatan. Lalu aku mengunjungi Dr Sanchez Dalmau, dirinya mengkonfirmasi aku mengalami Diplopia,” ucap dirinya diunggahan media sosialnya.

