Indoprix Bakal Kembali. Kita Flashback Sejarahnya

340

OtomotifZone.com-Bandung. Kabar santer bahwa Indoprix bakal kembali di gaungkan pertengahan tahun ini sedikit membuka perhatian lagi para kalangan balap road race tanah air. Dari kelas yang akan di lombakan sampai tempat yang akan di pentas.

Sekedar flasback untuk sebagian pemirsa balap mungkin ada yang belum pernah nonton di televisi atau belum pernah datang ke sirkuit bagaimana ajang Indoprix saat itu. Balap ini pertama kali di pentas 2007 sampai 2015. Pada awal balap peserta di pilih dari para juara di setiap region juga ada yang sengaja pilih terjun ke Indoprix. Pembalap yang sudah di list pada event ini tidak boleh turun di Motoprix. Dan kelasnya hanya untuk kelas Seeded 110cc serta 125cc saja.

Awal seri agak sepi karena beberapa team belum mau turun. Lanjut seri selanjutnya kondisi sudah kompetitif sampai akhirnya di seri penutup mengukuhkan M. Fadli double juara di dua kelas tersebut. Perjalan demi perjalan juga banyak cerita manis maupun pahit. Kala itu ada yang saat balap aspal belum siap. Ada yang kena begal di tengah perjalan sampai 12an team saat itu. Perjuangan yang penuh kenangan para peserta Indoprix.

Hingga akhir cerita Indoprix selesai di tahun 2015 yang mencatat duet kakak beradik Irwan Ardiansyah dan Hendriansyah berbagi juara umum kelas 110cc dan 125cc sebagai penutup gelaran. Di tahun itu juga sebagai awal dibukanya kelas Bebek 4T TU 150cc.

Indoprix yang akan di buka kembali tahun ini kelas bervariatif. IP1, IP2, IP3 dan kelas penjenjangan MiniGP ada dua kelas. Yang terakhir ini mungkin akan menjadi kelas khusus bagi pembalap usia dini untuk lebih di kenalkan dengan balap minisport. Beberapa produsen motor lokal sudah mempersiapkan unitnya di kelas ini. Juga kelas NSF100 yang lebih mengarah ke jenjang internasional karena kejuaraan ini mendekati balap sport.

“Yang menjadi perhatian adalah lahirnya kelas dengan motor Honda NSF100, pembinaan menuju ajang Dunia. Pembinaann dengan full frame, mempunyai efek luar biasa untuk prestasi menuju jenjang dunia seperti MotoGP,” ucap Eddy Saputra, PLT Waketum R2 IMI. Beliau paham arah ini karena sudah pernah menangani team Supersport Asia.

“Ya pinginnya Indonesia melahirkan calon pembalap kelas dunia harus diawali dari motorsport, bukan bebek,” tambah pak Haji. Inilah jenjang yang ingin di cari Indoprix reborn.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid