BerandaRacing Roda 2GrasstrackIni Bukti Arena GTX Sarat dengan Persaudaraan: Kenang Yesi Denika

Ini Bukti Arena GTX Sarat dengan Persaudaraan: Kenang Yesi Denika

OtomotifZone.com-Pangandaran. Diantara persaingan sengit antara pembalap grasstrack di lintasan ternyata pada sisi lain terdapat nilai persaudaraan yang tidak ternilai. Raungan mesin garuk tanah, adu nyalinya para pembalap tidak menyurutkan rasa persaudaraan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Interaksi pada sirkuit grasstrack bukan hanya antara pembalap, mekanik, manajer dan panitia saja. Namun terdapat pihak-pihak yang menambah warna pada setiap gelaran grasstrack. Diantaranya adalah peran serta para pencuri moment atau “racing photographer”.

Mereka siap membidik aksi-aksi para pembalap yang lepas dari penglihatan penonton. Namun bukan hanya itu saja mereka membidik moment-moment lain termasuk penonton. Tentunya ada photographer terdapat juga model yang menjadi gelaran grasstrack semakin berwarna.

Model-model yang rela berpanasan dan terkena debu ini hadir diantara sengitnya persaingan para pembalap. Bahkan tidak jarang terdapat penonton yang foto bareng. Saat jeda race atau jam istirahat para model bergaya dengan bidikan-bidikan camera photographer racing.

Namun kini mereka harus rela kehilangan salah satu modelnya. Yaitu Yesi Denika atau lebih akrab disapa Yesica. Yesica menghembuskan nafas terakhirnya pada Hari Rabu (03/07) yang lalu karena sakit. Model berusai 19 tahun asal Cibanten Cijulang Pangandaran ini meninggalkan kesan yang mendalam bagi banyak orang. Terutama para pelaku grasstrack Jawa Barat.

“Almarhumah orang baik, meskipun panas dan berdebu namun selalu ramah dan ceria,” jelas Bang Oto dari Otomotif Popular yang produk t-shirtnya sering dipakai oleh almarhumah. Bang Oto menambahkan almarhumah tidak pernah memberikan tarif pada dirinya begitupun pada yang lain.

Para fotografer terakhir bertemu dengan almarhumah pada gelaran Kejurnas Grasstrack di Sirkuit Pinusone GTD Batukaras Cijulang Pangandaran pada Hari Minggu (30/06). “Itu terakhir kami bertemu dan seperti biasa foto-foto,” kenang Ogep dari O-Project.

Pencinta Grasstrack mengheningkan cipta untuk Yesi Denika
Pencinta Grasstrack mengheningkan cipta, kenang Yesi Denika

Deris dari Garasi GTX pun merasa kehilangan yang sama. Begitupun dengan yang lain rekan-rekan pembalap, MC dan pelaku grasstrack lainnya yang mengenang almarhum. Maka untuk mengenang sosok yang selalu ceria tersebut pada gelaran Surumugul GTX Openg 2019 beberapa waktu yang lalu diadakan doa bersama.

Setelah meminta ijin pada pimpinan lomba Ai Rosidin, dipimpin oleh MC Mas Jun panitia beserta photographer dan seluruh yang hadir pada gelaran tersebut menundukan kepala sejenak untuk mendoakan alamrhumah yang meninggalkan kesan begitu mendalam.

“Semoga almarhumah tenang dan diterima disisi-Nya, kami sangat kehilangan,” jelas Bang Oto yang tidak kuasa menahan air mata. Selamat jalan Yesi Denika, kebaikan serta ceriamu di sirkuit yang panas dan berdebu semoga menjadi pahala. Aamiin Yaa Robbal Alamiin.

Penulis: Yeyep Ardiansyah | Foto: Yeyep Ardiansyah

Bagi Otozoners yang senang dengan semua tulisan Yeyep Ardiansyah maupun “ngefans” dengan Kang Yeyep, Otozoners bisa membacanya artikel-artikelnya melalui link Yeyep Ardiansyah (klik!).

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot