OtomotifZone.com-Medan. Jas Merah, jangan sekali kali meninggalkan sejarah, salah satu jargon IR.Soekarno, Bapak Bangsa ini menjadi salah satu inspirasi dan indikasi lahir, tumbuh dan berkembangnya Jaharun Circuit Kecamatan Galang, Deli Serdang, Sumatera Utara.
JC Supertrack menginjak tahun ke-3 ini dalam kurun waktu perjalanan awalnya belum mendapat perhatian, masih menjadi club event diwilayah Sumatera Utara awalnya, namun seiring perjalanan waktu, event yang digagas H.Dudung, owner Jaharun Circuit dan Jaharun Center ini akhirnya mendapat predikat kejuraan setara kejurnas tahun ini.
Event yang digelar disirkuit megah milik pribadi ini memang bikin iri dan harapan besar bagi kemajuan motorsport garuk tanah ranah Sumatera, JC Supertrack memang menjadi salah satu sinyal, bangkitnya event ini memang terkesan ada pergeseran barometer gelaran dari tanah Jawa menuju Ranah Sumatera, hal tersebut terlihat dari kesiapan, persiapan, kelengkapan dan packaging yang nyaris sempurna, mulai dari layout track, hospitality fasilitas lainnya banyak menuai decak kagum para pelaku otomotif, salah satunya tercuat dari Bambang “Kapten” Haribowo, dalam obrolan santainya, ketua IMI Jatim ini lugas bertutur, “ini sirkuit permanen terbaik di Indonesia, dan event ini menjadi barometer gelaran di Indonesia”. Decak kagum dan apresiasi juga muncul dari para pembalap grasstrack dan motocross Indonesia lainnya, salah satunya M Exel, crosser yang tergabung di Jaharun Circuit MX team juga menuturkan, “sirkuit ini keren, eventnya juga berkualitas, saya sangat senang balap disini, sangat keren pokoknya”.

JC Supertrack setelah mendapat predikat event sekelas kejurnas tentunya memang langsung berbenah, perubahan layout langsung dilakukan dan terlihat saat gelaran seri perdana Minggu kemaren (1/3), Buyung Gunadarma, sang pemimpin lomba yang sudah malang melintang garuk tanah Indonesia ini bersama Faisal Taru dan Raymond Irfan, 2 Juri yang ditemui penulis juga menuturkan, “sirkuit dan event ini sangat bagus, keren tentunya, lebar dan panjang sangat ideal, ada jalur evakuasi dan lainnya, JC Supertrack menjadi salah satu event offtrack andalan Sumatera, ini harus dipertahankan dan ditingkatkan tentunya”.

Suksesnya gelaran JC Supertrack 2020 ini juga berkat kesiapan dan persiapan matang penyelenggara, perubahan layout sirkuit dengan 6 layout yang bisa bongkar pasang sesuai kondisi ini memang dipersiapkan matang, 1, 5 bulan lamanya menjadi salah satu keseriusan penyelenggara, “Event ini berkat kolaborasi Jaharun Circuit dan pelaku otomotif Jawa, kami berkordinasi dan diskusi agar sirkuit dan event ini berjalan lancar”, papar Budi Lubis, sang ketua penyelenggara diamini Juju Hargoko, abang dari H Dudung, owner Jaharun Center dan Jaharun Circuit.

Nah… bener kan, para pelaku garuk tanah Jawa jadi referensi, salah satu sinyal JC Supertrack akan menjadi barometer offtrack tanah air, kenapa tidak..??
JCakeep Bung….!!!!
Penulis dan photo : Edi Batrawan

