Gelaran perdana Kawahara Djava K2R IDC 2025 kian dekat dan atmosfer dunia balap nasional mulai memanas. Di tengah persiapan sejumlah tim papan atas, Fanterra Wijaya GRG tampil menonjol dengan formasi yang siap menggetarkan lintasan.
Mengusung 10 motor dari bengkel Wijaya Racing Kediri. Tak hanya itu, kolaborasi juga terjalin dengan GRG Racing Karanganyar, yang menyuplai 2 motor Suzuki FU andalan untuk bersaing di perebutan gelar KING FU.
Di balik mesin-mesin kencang itu, dua pembalap muda potensial siap menggeber lintasan tentunya tak asing lagi namanya yaitu Adit Coco dan Raka Komang. Keduanya dikenal memiliki insting balap tajam dan sudah sangat hafal tentang karakter motor dari Wijaya Racing Kediri.

“Persiapan sudah matang. Motor sudah di setting, dan insya allah pembalap dalam kondisi prima. Kami targetkan bisa langsung tampil kompetitif sejak seri pertama ini syukur bisa raih juara umum per seri atau dapat pundi-pundi point,” pungkas Alfan selaku owner dari Fanterra Wijaya Racing
Kehadiran Fanterra Wijaya dengan kekuatan 12 motor menandakan keseriusan mereka dalam bersaing musim ini. Kombinasi antara mekanik , pembalap berbakat, dan dukungan teknis mumpuni menjadikan mereka sebagai salah satu tim yang patut diwaspadai.
Seri pembuka Kawahara Djava K2R IDC 2025 diprediksi bakal berlangsung panas, dengan banyak kejutan dari tim-tim yang membawa kekuatan tersembunyi. Fanterra Wijaya GRG siap menjadi salah satunya.

