OtomotifZone.com – Sepang – Pebalap Honda, Joan Mir, mengakui bahwa performa timnya masih tertinggal cukup jauh dari Ducati, khususnya dalam simulasi Sprint Race, usai menjalani Tes MotoGP Sepang 2026. Meski demikian, Mir tetap memuji adanya kemajuan yang ditunjukkan Honda dibandingkan musim lalu.
Pada hari terakhir tes di Sirkuit Sepang, Mir merasa cukup puas dengan simulasi Sprint yang ia jalani, setidaknya hingga membandingkan catatan waktunya dengan para pebalap Ducati. Perbedaan performa tersebut terlihat jelas, terutama saat Ducati yang dipimpin Alex Marquez menunjukkan kecepatan konsisten.

“Simulasinya cukup bagus, tapi jika melihat pace para pebalap Ducati, terutama Alex, kami masih cukup jauh,” ujar Joan Mir dikutip dari Crash.
Sepanjang rangkaian tes, Mir sempat mencuri perhatian dengan membawa Honda ke puncak catatan waktu pada hari kedua lewat time attack 1 menit 56 detik. Catatan tersebut akhirnya menempatkannya di posisi kelima secara keseluruhan dari tiga hari pengujian.
Namun, pada hari terakhir, sebagian besar pebalap papan atas menjalani simulasi Sprint Race, dan di momen inilah jarak performa antara Honda dan Ducati semakin terlihat jelas.
“Kami mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Saya bisa menjaga pace di kisaran 1 menit 58 detik untuk sebagian besar simulasi, hingga dua atau tiga lap terakhir,” lanjut Mir.
Meski pace tersebut dinilai cukup kompetitif, Mir menilai Ducati kembali melangkah lebih jauh pada pramusim kali ini.
“Itu bukan pace yang buruk, tetapi saya rasa Ducati membuat langkah besar pada pramusim ini dan mereka kembali sangat kuat,” tutupnya.
Hasil tes ini menjadi gambaran awal bagi Honda menjelang musim MotoGP 2026, di mana mereka masih harus bekerja keras untuk mengejar keunggulan Ducati, khususnya dalam format Sprint Race yang semakin krusial.

