OtomotifZone.com – MAGELANG – Nama Ryan Mee selama ini identik dengan kecepatan di lintasan lurus (drag bike), baik di Indonesia maupun saat berlaga di Thailand. Namun, memasuki musim 2026, Ryan Mee memberikan kejutan besar bagi para pecinta otomotif. Tak lagi hanya duduk di balik kemudi, Ryan kini unjuk gigi di balik layar sebagai mekanik.
Dobrakan perdananya pun tak main-main. Ryan bersama tim meracik kuda pacu berbasis mesin Kawasaki Ninja 2-tak yang dirombak total untuk melibas kerasnya jalur Grasstrack.
Debut Manis di Java Rookie Cup Magelang
Turun di kelas paling bergengsi, FFA OPEN, pada kejuaraan Java Rookie Cup Open Grasstrack Yukido 2026 di Magelang, motor racikan Ryan Mee langsung membuktikan tajinya. Mengandalkan pembalap kawakan Lantian Juan, motor ini menunjukkan performa yang sangat kompetitif.
Meski harus puas berada di Podium Kedua secara total poin, aksi motor ini sempat menyihir penonton. Pada sesi Race 1, Lantian Juan sempat tertahan di posisi kelima, namun pada Race 2, motor garapan Ryan Mee ini tak terbendung dan berhasil finis di urutan pertama.
Keberhasilan ini tergolong luar biasa jika menilik waktu persiapannya. Krisna Gandrek, sosok yang turut mendampingi Ryan Mee dalam meracik Ninja FFA berlabel RMS x YUKIDO, membeberkan bahwa motor tersebut diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.

”Motor ini kami bikin selama dua minggu sebelum event ini berlangsung. Seminggu sebelum hari-H, kami kejar target bersama Lantian untuk menguji motor racikan Kami di sirkuit Grasstrack sekitar Magelang,” ungkap Krisna kepada kami.
Walaupun langsung naik podium, tim mekanik ini mengaku tidak ingin cepat berpuas diri. “Hasilnya memang belum begitu sempurna, namun masih mampu kalau untuk bertarung. Tetap saja ini baru langkah awal, jadi kita perlu riset lagi dan lagi demi kemenangan di lain waktu,” tutup Krisna penuh optimis.
Dengan sentuhan dingin Ryan Mee yang terbiasa dengan mesin-mesin berkarakter high-speed, kelas FFA Grasstrack dipastikan akan semakin berwarna dan kompetitif ke depannya!

