OtomotifZone.com-Jogjakarta. Satu-satunya wilayah Jogjakarta paling aktif menggelar grasstrack adalah Gunung Kidul. Dalam kurun waktu Januari-November ini mungkin kurang lebih sepuluh kali event. Bulan ini saja ada dua balapn. Waw… tapi kok gak ada beritanya? Inilah yang mau disekeliditiki eh, selidiki OtomotifZone. Ah, belepot..
Beberapa event yang menyangkut ramainya event grasstrack liar di wilayah ini, Setya Suparwanto pengurus IMI DIY. ” Namanya Latber, latihan bersama. Dari namanya saja sudah menandakan hanya latihan tidak ada aroma kejuaraan. Mungkin mereka enggan membuat event resmi karena takut mahal. Tahu sendiri kan mas perizinan membuat event itu mahal,” ucap Setya Suparwanto selaku wakil IMI Jogja yang bisa dimintai keterangan di kejurda grasstrack pantai Krakal, Gunung Kidul, Jogja dua minggu kemarin. Bisa dikatakan dilema. Tapi menurut garis besar namanya event balap pasti ada yang menaungi. Jalan sendiri gak bisa, sudah ada aturannya..

Latber kepanjangan dari Latihan Bersama, tapi kenyataannya Latbaber. Latihan dan Balap beneran.. “Saya gak bisa menyalahkan sebenarnya. Bagaimanapun kalau niatnya mewadahi atau mencari bibit silahkan. Koordinasi dengan IMI setempat biar bisa saling bina. Kami berharap promotor sadar akan event yang aman. Ayo kita kerja bareng, setidaknya izin lah,” sarannya.

Otomotifzone pun tak cukup hanya di lapangan. Mencari beberapa orang yang paham akan suatu kejuaraan sebagai pegangan. Masih di sekitaran Jogja coba kontek-kontek dengan Pak Arif Budhi P, wakil IMI yang biasa jadi juri Motocross atau grasstrack selalu kecolongan dan jarang tahu kalau ada event ilegal di daerahnya cukup prihatin. “Saya benar-benar tidak tahu. Karena tidak ada laporan, kalau ada tetap kita tegur. Yang jelas ada oknum di belakangnya. Gak mungkin bisa gampang bikin event. Sebenarnya dari pihak berwajib pun harus tahu kalau olah raga balap motor itu ada yang memayungi. Gak bisa asal ada izin.” Ucap Pak Arif.

Widia Wibowo turut mewanti-wanti kalau hal yang tak diinginkan datang dari pusat. Kok bawa-bawa Pak Wid segala? Dia kan bukan orang Jogja.. Diem lu. Tanya sama pakarnya grasstrack kan gak papa.. konon jika sampai denger IMI Pusat bakal kena sangsi. “Jadi bukan IMI pusat yang yang akan memberi sangsi tetapi memang ada Peraturan Pemerintah dan ada pasalnya jika melanggar ketentuan akan dikenakan denda 1 milyar,” kata Pak Wid.

Di event ilegal itu ada asuransinya gak?? Nah itu dia, semisal terjadi kecelakaan parah apa yang bisa diperbuat?? Dari pada ribet-ribet mendingan minta ijin sajalah seperti event sebelah Fun Race drag bike GDS Klaten. Atau monggo dirapatkan supaya balap grasstrack Jogja kembali ramai. Biar sekedar Latber tapi ada ijin dari IMI setempat..
Penulis : OtomotifZone


Ingin memajukan dunia gasstrack kok malah di kasih sangsi
tolong om,pak boss IMI jgn diteken mereka,,,tapi di bimbing,,bukti gunung kidul banyak bibit2 pembalap ,,,,klu perlu kejurda di adakan digunung kidul tiap tahun..atau kejurnas ommmmm