OtomotifZone.com – Jakarta. Meski baru satu hari menjalani masa penyembuhan pasca operasi pergelangan tangan bagian kiri akibat mengalami retak saat menjalani latihan, kemungkinan besar Jorge Lorenzo nantinya bisa turun di seri pertama ajang balapan MotoGP 2019 yang akan berlangsung di sirkuit Losail, Qatar, 10 Maret mendatang.
Namun tim dokter yang menangani operasi rider asal Spanyol ini menyarankan agar Lorenzo perlu waktu sekitar empat hari ke depan pasca operasinya tersebut.
Dengan melihat waktu penyembuhannya ini maka dipastikan Lorenzo tidak akan mengikuti test pra musim di sirkuit Sepang, Malaysia, tanggal 6 sampai 8 Februari 2019.
Hal ini tentunya ikut berpengaruh pada proses adaptasi Lorenzo yang sudah bergabung dengan tim Repsol Honda yaitu besutan anyarnya berupa Honda RC213V.
Seperti dijelaskan oleh dr. Xavier Mir, sebagai Direktur Medis MotoGP, yang mengatakan jika dalam operasinya ini telah dipasangkan skrup khusus ke dalam bagian tulang skafoid kiri Jorge Lorenzo yang mengalami retak.
“Skafoid itu adalah bagian dari tulang yang memang agak sulit untuk disembuhkan. Sehingga kami sangat perlu mengambil tindakan dengan menggunakan teknik non invasif,” ungkap dr. Xavier Mir seperti dilansir dari laman MotoGP.
“Itu juga termasuk dalam memasukkan sekrup khusus tersebut ke bagian skafoid yang memungkinkan proses rehabilitasi ini bisa lebih cepat dalam waktu 10 hari dan tidak sampai berbulan-bulan seperti pada umumnya,” tambah dr. Xavier Mir.
Untuk saat ini Lorenzo yang sudah pernah meraih gelar juara dunia MotoGP sebanyak lima kali ini tengah menjalani masa pemulihan di rumahnya yang berada di Lugano, Swiss.
“Setelah itu kami akan kembali untuk melihat dalam waktu 10 hari, supaya nanti masa penyembuhannya tersebut bisa lebih intensif, dan dapat segera pulih untuk mengikuti test pra musim di Qatar. Sehingga nantinya bisa dipastikan untuk ikut balapan seri pertama di Qatar,” sambung dr. Mir lagi.

