BerandaRacing Roda 2CorneringKasus Tawuran Road Race Bojonegoro, Pengprov IMI Jatim Beri Sangsi Tegas

Kasus Tawuran Road Race Bojonegoro, Pengprov IMI Jatim Beri Sangsi Tegas

OtomotifZone.com-Surabaya. Setelah kasus pengeroyokan team dan pembalap saat race di ajang Kapolres cup 2018 Melindo BG Balap Motor Jatim Series Bojonegoro Minggu lalu menjadi viral di medsos dengan siaran videonya, 2 hari setelah kejadian, tepatnya, Selasa, 17 Juli 2018,sontak Pengprov IMI  Jawa Timur langsung rapatkan barisan langsung mengadakan rapat khusus bidang R2.

Dalam rapat khusus terserbut, Pengprov menyikapi kejadian pengeroyokan terhadap salah satu pembalap saat race kelas bebek goreng diajang tersebut, Jony Purnowo,selaku Ketua Harian Pengprov  IMI Jatim memimpin langsung rapat tersebut dihadiri jajaran Bidang R2 dan disaksikan langsung Bambang “Kapten” Haribowo sekalu ketua Pengprov membuat  keputusan penting  dan final atas kejadian tersebut, dimana dalam kejadian tersebut, Pengprov IMI Jatim memberi sangsi tegas kepada Dicky Juro sebagai pembalap yang melakukan pemukulan dan penabrakan, sangsi juga dijatuhkan kepada Mamank Surya sebagai Manager dan Marzuki selaku  orang tua Dicky,  huluuuk, tiba’e  kroyo’an rek….

Bambang 'Kapten' haribowo, Ketua IMI Jati
Bambang ‘Kapten’ haribowo, Ketua IMI Jatim

2  tahun adalah sangsi tegas yang diputuskan Pengprov IMI Jatim kepada ke-3 orang tersebut, keputusan tersebut  sesuai surat yang tertuang  dalam Surat Keputusan Pengprov IMI Jawa Timur No: 13 dan 14/IMI-JTM/SK/A/VII/2018, surat yang ditandatangi langsung ketua Pengprov IMI Jatim secara tegas memberi larangan kepada ketiga orang tersebut tidak  diperkenankan mengikuti kegiatan balap roda 2 yang diselenggakan dan atau dalam pengawasan IMI selama 2 tahun, keputusan tersebut berlaku sejak keputusan tersebut ditandatangi. Pembalap, manager  dan orang tua pembalap melakukan tindakan pengeroyokan rek.

M Taufik, Kabid R2 IMI Jatim
M Taufik, Kabid R2 IMI Jatim

“Keputusan ini sudah final, saya selaku ketua Pengprov sangat mendukung keputusan yang diambil tersebut, ini adalah pembelajaran untuk  semuanya, disamping unsur pembinaan juga bisa dijadikan sebagai contoh dan memberikan efek jera bagi siapa saja yang terlibat di kegiatan otomotif Khususnya balap motor  dan kegiatan motorsport lainnya”,papar Bambang “kapten” Haribowo selaku ketua Pengprov, diamini  Kabid  R2 IMI Jatim, M Taufik.

Mungkin kasus Bojonegoro adalah puncak gunung  es dari  sepak terjang pembalap tersebut, karena tahun lalu, Pengprov sudah  memberikan sangsi peringatan keras kepadanya namun tidak menjadi perhatian publik dan pembelajaran dirinya.

Siapapun yang arogan dalam track, tidak  ada kata ampun, aturan tetap diatas segalanya.

Waspada, jaga emosi, sikap dan tingkah lakul, gak ono jagoan rek…..!!!!!!

Photo: dok OZ

 

 

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot