BerandaRacing Roda 2GrasstrackKejurnas Grasstrack 2018 Majalengka : Lurah Asep Setia Permana Promotor Nekat Selamatkan...

Kejurnas Grasstrack 2018 Majalengka : Lurah Asep Setia Permana Promotor Nekat Selamatkan Muka Jawa Barat

OtomotifZone.com – Majalengka. kembali terjadi, laga kejurnas hampir tidak terlaksana, jika 2 minggu lalu MotoPrix Tasik hampir batal, kejurnas Grasstrack Minggu kemaren juga demikian. 

Gelaran Kejurnas grasstrack region 2 putaran 4 tahun 2018, Asep Setia Permana yang mana beliau adalah seorang promotor nekat yang telah menyelematkan muka Jawa Barat dari ketidak konsistenan IMI Jawa Barat atas berpindah – pindahnya tempat gelaran Kejurnas grasstrack region 2 putaran 4 tahun 2018 dan yang mana Asep Setia Permana selaku ketua penyelenggara berhasil menggelar kejurnas grasstrack region 2 putaran 4 tahun 2018 di sirkuit Caxra 13 Majalengka, Jawa Barat (11-12/8), meski harus merogoh kocek dalam-dalam karena beberapa kelas tidak memenuhi kuota dan tetap dikeluarkan semua hadiah.

Asep Setia Permana yang juga Kuwu atau lurah lemah Putih mengungkapkan bahwa IMI tidak konsisten terhadap apa yang sudah ditetapkan dan merasa begitu kecewa terhadap PP IMI dan IMI Jawa Barat. Semua peraturan yang sudah di tetapkan oleh IMI di laksanakan namun tidak ada feedback sedikitpun untuk promotor. Apanih yang dimaksud feedback pa, “ya kita rekom semua bayar, kita menyelamatkan IMI Jabar masa tidak ada keringanan?, saya bayar 15 juta lebih untuk biaya rekom kejurnas”. 

Asep Setia Permana “Ketua Penyelengara”

“saya kecewa terhadap PP IMI dan Pengprov IMI Jawa Barat karena apa yang semua aturan yang sudah di tetapkan telah di laksanakan oleh promotor dan kami kecewa karna tidak ada feedback sedikitpun dan tidak ada dukungan dengan penuh yang diberikan oleh PP IMI dan pengprov IMI Jawa Barat”, ungkap Asep Setia Permana.

Rasa kecewa begitu berat yang di rasakan Asep selaku ketua penyelenggara dan pada sesi wawancara yang dilakukan oleh crew otomotifzone, Asep juga menerangkan bahwa “Saya sudah menyelamatkan IMI Jawa Barat karena saya sudah menggelar Kejurnas Grasstrack ini karena jika tidak IMI Jawa Barat akan kena denda oleh PP IMI, dan kekecewaan saya bukan hanya itu kenapa suporting race harus di batasi kita sediakan kelas wajib kejurnas kenapa harus ada kuota untuk supporting race itu yang saya rasakan begitu kecewa karna kan untuk supporting race kebijakan ada di promotor”, sambung Asep Setia Permana.

Kekecewaaan sang Lurah pun saat dirinya menggelar event kejurnas, diwilayah tetangga, tepatnya daerah Kuningan ada balap liar dengan bungkus latihan bersama, secara otomatif, sebagian pembalap lokal lebih condong hadir dihajatan liar. OZ mengkonfirmasi kepada Irvan OC, Kabid R2 IMI Jawa Barat, “Jawabannya seperti yg sudah-sudah, kita sudah buat laporan ke pihak kepolisian dengan melayangkan surat, akan tetapi ya apa boleh buat panitia di tempat bali tersebut berdalih itu hanya latihan biasa, kita akan terus evaluasi”, hal tersebut diamini Agus Mulyana, Sekertaris Pengprov IMI Jabar, “Betul.. hal ini akan dijadikan bahan evaluasi bagi IMI (Jabar) terlebih kebijakan-kebijakan atas program Kejurnas akan kita review utk bahan Rakernis nanti”.

Irvan Ocktavian Kabid Roda Dua Pengprov IMI Jabar
Irvan Ocktavian Kabid Roda Dua Pengprov IMI Jabar

Memang suporting race pada event ini terbatas dan terlihat jumlah starter begitu sepi, lalu bagaimana dengan persiapan yang dilakukan oleh penyelenggara ?

“Awalnya kita hanya akan menggelar club event tanggal 18-19 Agustus, namun jadwal tersebut bentrok dengan powertrack, kita pasti ngalah lah gak berani ngelawan event besar, IMI Jabar menawarkan kejurnas, tentunya persiapan yang dilakukan oleh kita hanya 1 minggu karena memang sirkuit sudah jadi dan semua peralatan ini milik pribadi dan satu kata dari saya, selamatkanlah Promotor karena jika tidak ada promotor, IMI bukanlah apa-apa”, tutup Asep Setia Permana selaku ketua penyelenggara event Kejurnas Grasstrack Region 2 Putaran 4 tahun 2018 yang dilaksanakan di Sirkuit Caxra 13, Majalengka, Jawa Barat.

Sebetulnya jika sudah tahu akan terjadi demikian, Club tahu akan resiko yang didapat, aturan tentang hak dan kewajiban gelar kejurnas juga jelas, karena menggelar kejurnas tidaklah mudah dan murah.

Iwa Kusdinar
Iwa Kusdinar

Bicara feedback, “PP IMI memberikan subdisi 20 juta yang diserahkan kepada pengprov, prosesnya setelah penyelenggara menyerahkan laporan ke Pengprov dan diteruskan kepada PP IMI dan diserahkan kepada Sponsor event kejurnas, itu feedback dari PP IMI, mengenai kelas supporting, sudah diputuskan bersama saat rakernas”, jelas Iwa Kusdinar dari Direktur R2 Grasstrack PP IMI.

“Intinya PP IMI membantu penyelenggara supaya tidak terlalu berat meskipun tidak banyak, yagn penting ada perhatian dari regulator pusat, apalagi sponsor Kejurnas GTX tidak sebanyak cabor lainnya”,tambahnya.

Penulis : Agis Maulana | Foto : Agis Maulana.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot