BerandaRacing Roda 2GrasstrackKejurnas Grasstrack Senior Jabar Gak Ada Nyali

Kejurnas Grasstrack Senior Jabar Gak Ada Nyali

OtomotifZone.com-Pangandaran. Sungguh miris dan nelongso jika kita lihat gelaran Kejurnas Grasstrack region 2 putaran 2 2016 Minggu kemaren (24/4), dimana sirkuit MD Ciparay Cimerak, Pangandaran sebagai lokai penyelenggaraan event nasional tidak diikuti 90 persen grasstracker senior Jawa Barat.

Bak disiram air tinja dirumah sendiri, Promotor gelaran, juri hingga Pengprov IMI Jabar meradang melihat sikap pembalap-pembalap senior Jawa Barat lebih memilih turun di event yang dengan iming-iming hadiah Motor ketimbang mengikuti Kejurnas yang pernah membesarkan nama mereka sehingga menjadi sekarang.

Dari sederet nama besar grasstracker Jawa Barat dikancah Nasional seperti F Chimon, Sandy Irawan, Tommy MJ, Chikal Faizal dan lainnya lebih memilih ikut club event di pengprov lain ketimbang turun dievent kejurnas, dan menyisakan Johan Timur dan Egi Tn yang harus berjuang keras mengharumkan nama Jabar dikancah nasional namun grasstracker Jateng jauh lebih tangguh.

Apakah ketangguhan pembalap-pembalap Jawa Tengah dikancah Grasstrack nasional yang membuat grasstracker senior Jabar jiper dan ciut nyalinya..??? bisa iya bisa juga tidak dengan banyak alasan selogis mungkin.

promotor kecewa berat
Ayi, promotor kecewa berat

Raibnya pembalap Senior Jabar diajang kemaren membuat promotor gelaran berang, “para pembalap senior sudah tidak menghargai jerih payah kami selaku promotor, kalian dulu menjadi seperti sekarang juga karena mendapat title dievent kejurnas, sponsor mau kocorin dana juga karena prestasi kalian dievent kejurnas, kami sudah memberi wadah para pembalap Jabar malah memilih event lain dengan semata-mata kejar setoran, kalian tidak punya nyali balap dengan pembalap Jawa Tengah”, geram Ayi Salju.

Juri dan promotor kecewa
Arief Budi (kiri) juri PP bersama H.Uto, promotor

Rasa kecewa dan jengkel juga muncul dari Pengprov Jabar itu sendiri dan juga para pembalap Jawa Tengah, “ikut kejurnas memang tidak wajib, tapi mereka para pembalap menjadi terkenal juga dari event kejurnas yang ikut mengangkat nama mereka, ini sangat mengecewakan dan bikin malu Jawa Barat”, papar Iwa K dari pengprov IMI Jabar.

“sangat tidak mengenakan bagi kami sebagai tamu melihat tuan rumahnya malah pada pergi, bagi kami itu sangat tidak etis dan memalukan sebagai tuan rumah, gimana mau tarung di event powertrack yang nilai kompetisinya jauh lebih berat, event kejurnas aja gak mau muncul dan bertarung”, sesal Akbar Taufan dan Rizki HK.

Pengprov IMI Jabar kecewa
Iwa K (kiri) kecewa

Arief Budi, sekalu Juri PP pun sangat menyesalkan dan menyayangkan sikap pengprov lain yang mengeluarkan rekomendasi gelaran, padalah susah sama-sama tahu aturan yang tertuang dalam buku kuning PP IMI bab III pasal 20 tentang ketentuan penyelenggaraan kejuaraan nasional dan regional alinea 11 berbunyi, “Apabila terdapat penyelenggaraan kejurnas cabang olahraga mobil maupun motor disuatu region, maka pengprov-pengprov IMI di region tersebut tidak diperbolehkan melaksanakan perlombaan sejenis pada saat yang bersamaan didalam wilayahnya. Pengprov yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan ini diberikan sangsi oleh PP IMI yang dapat berupa kehilangan hak untuk menyelenggarakan kejurnas jenis tersebut ditahun depannya”.

Rizki HK dan grasstracker Jateng menyesalakan
Rizki HK turut prihatin

OZ juga mengkonfirmasi juga kepada Kabiro Motocross/Grasstrack PP IMI, Nyoman Wisnu, intinya PP IMI sudah melakukan teguran keras terhadap pelanggaran tersebut sambil menunggu laporan juri yang bertugas dilapangan.

Tentunya tidak adil lah kalau kita tidak tanya kepada pembalap senior yang lebih memilih event instant, “tahun ini saya tidak ikut kejurnas dulu mas, fokus club event”, itu alasan F Chimon, sementara yang lain alasan belum siap motornya, tapi ko kalau belum siap, ya kejar yang siap hadiah gede ya..?????

Ternyata, bukan bajaj dan angkot aja nih yang main tabrak dan cuek bebek, organisasi yang sudah tahu aturan aja ternyata pura-pura cuek.. mau dibawa kemana otomotif ini kalau aturan sudah dilanggar……

Auh ah lap……..

penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

 

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot