BerandaHeadlineKelas Exhibition : MP1 Vs Matic FFA

Kelas Exhibition : MP1 Vs Matic FFA

OtomotifZone.com – Bandung. Kompetisi balap motor Sumber Production Trijaya Open Road Race Championship 2017, yang berlangsung di Sirkuit Brigif Kujang II, Cimahi, Sabtu (25/02) kemarin, menyuguhkan pemandangan yang baru dengan menggelar kelas exhibition.

Dalam kelas exhibiton, sepeda motor bebek MP1 beradu kecepatan dengan motor matic FFA dalam satu lintasan. Kelas MP1 merupakan kelas tertinggi dalam balapan motor bebek, begitupun matic FFA juga kelas tertinggi dibalapan motor matic.

Biasanya, kedua kelas tersebut tidak berada dalam satu lintasan, hal tersebut yang menjadi perbincangan ‘yang mana, yang lebih cepat?’

Ketua Sumber Production, Sumber Agung Rizki mengaku sengaja menyuguhkan kelas exhibition, “agar ada sesuatu yang baru,” jelasnya.

Pada akhirnya motor matic FFA yang mendominasi dilintasan, hanya satu motor bebek saja yang bisa berada diposisi lima besar. Motor bebek tersebut adalah tunggangan Adly M. Taufik, ia mampu menyentuh garis finish diurutan ke-3.

Pembalap MBRT DMS TITAN WRC BECHA, Hendra Axo berhasil berada diposisi puncak dengan motor matic Yamaha andalannya.

MP1 MIX & MATIC FFA
POS. N.S NAMA ASAL TEAM KENDARAAN
I 186 HENDRA AXO INDRAMAYU MPRT DMS TITAN WRC BECHA YAMAHA
II 134 AZI ZIHAD TASIKMALAYA MAVIC OIL GBU CLD ZTM YAMAHA
III 225 ADLY M.T SUBANG R3 RACING TEAM YAMAHA
IV 67 IRFAN CHUPENK TASIKMALAYA DAKAR ARIES PETUKANGAN YAMAHA
V 149 ANDRI FUAD BANDUNG FCB RACING YAMAHA

Gelaran Sumber Production Trijaya Open Road Race Championship 2017

512 peserta meramaikan jalannya balapan, Ketua IMI JABAR Hj. Fachrul Sarman juga turut hadir melihat serunya balapan sampai acara usai.

Kelas exhibition sukses menarik perhatian penonton, apakah kedepan digelaran sumber production akan ada lagi kelas tersebut ?

SPEKULASI

Setelah berakhirnya balapan, ada beberapa spekulasi mengenai penyebab motor matic ffa bisa menang.

Ada yang bilang, penyebabnya karena motor matic tidak memiliki engine brake dan diuntungkan tidak melakukan perpindahan transmisi. Akan tetapi, yang jelas salah satunya karena perbedaan kapasitas silinder engine.

Chief Technical Officer of Scuderia Ferrari, Mattia Binoto pernah mengatakan ‘ketika anda berada pada kecepatan tinggi, hal terkecil dapat berdampak besar dan apapun bisa terjadi, ketika kamu kalah maka itu adalah kemampuanmu dan tim, cukup disitu jangan berspekulasi tanpa data’.

Penulis : Lukman Bauk | Photos : Lukman Bauk | Editor : Jody Rusli

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot