OtomotifZone.com-Bangkinang, Riau. Tradisi ultah biasanya dirayakan dengan potong kue, tumpeng dan dilanjut selebrasi party kan, itu sih sudah biasa kali, namun ultah yang ini sangat istimewa dan super istimewa.
Hal tersebut terjadi di ajang kejurnas MotorPrix region1 2017 putaran 4, dimana sirkuit sport centre Bangkinang, Kabupaten Kampar menjadi saksi kejayaan team-team dan pembalap Garputala Minggu kemaren (2/7), ternyata pembalap Yamaha yang hampir mendominasi podium MP1 hingga MP5 punya makna tersendiri.
MP1 kita bisa melihat, Meski juara pertama diraih Hafid JW dari Honda, namun posisi 2 hingga 4 ditongkrongi pembalap Yamaha, hasil fantastis diraih pembalap Yamaha di kelas MP2, dimana podium tertinggi diambil M Irvansyah Putra Lubis, kemudian Renggi Lukmana dan Jefry Tosema, kesemuanya menggunakan Yamaha.

Dikelas Pemula, Riki Ibrahim menjadi penyumbang dominasi Yamaha, dimana kelas MP3 menempati podium runner Up, dan posisi 4 juga ditempati Agus Setiawan dari Yamaha, kemudian Riki Ibrahim dari Suhandi Padang 88 Sari Murni NHK Racing menguasai final MP4, kemudian posisi 3 hingga 5 pembalap Yamaha mengikutinya.
Fadly Rigani dan Ryan Pratama dikelas MP5 menjadi wakil Yamaha menapaki podium 2 dan 3, sebetulnya dikelas ini Yamaha punya peluang besar podium jika Maruli tidak mengalami crash dengan Ahmad Syaifullah.

“terima kasih untuk seluruh team Yamaha yang sudah memberikan yang terbaik diputaran 4 MotorPrix region 1 Sumatera di Bangkinanga, kemenangan ini menjadi kado istimewa, kado ulang tahun Yamaha yang ke-62”, terang Wahyu Rusmayadi dari Yamaha Motorsports.
Melihat hasil QTT begitu dominan namun saat final ada kelas yang diraih team lawan, Wahyu menambahkan, “Persiapan kami sudah cukup matang, dengan mendominasi hasil kualifikasi, harapannya saat race final pembalap-pembalap kita siap fight, dan keberhasilan muncul dikelas MP2 dengan meraih 3 podium tertinggi, dikelas MP1 mampu mendominasi posisi 4 besar, semoga seri-seri selanjutnya bisa mendapatkan hasil lebih baik”.
Kemenangan adalah kado terindah…
Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi Batrawan

