OtomotifZone.com – Jakarta. Mr. Aco dan juga Mr.Eko sebagai otaknya Riset And Development (R&D) Knalpot Proliner yang dirancang khusus untuk balapan maupun harian. Sebelum di distribusikan secara masal terlebih dahulu melalui proses riset yang cukup panjang.
Selain melakukan riset sendiri Mr Aco juga menerima saran dan masukan dari mekanik mekanik yang menggunakan produk proliner dan ia juga sangat senang bila ada team balap melakukan risetnya langsung tempat Riset & Development Proliner.
“Kita lebih senang bila ada team balap yang ingin melakukan riset knalpot di tempat kita, so tentunya hasilnya bisa lebih sangat maksimal,”buka Mr.Aco.
Mr. Aco kembali menegaskan kalau semua produk knalpot Proliner baik yang pasarkan secara umum maupun yang khusus support team balap, semuanya sudah melalui tahapan riset. Tujuannya jelas untuk memaksimalkan fungsi knalpot biar bisa menghasilkan tenaga ‘lebih’ pada setiap putaran rpm . Hal inilah yang menjadi dasar rumusan menghasilkan knalpot berkwalitas seperti Proliner. “Yang jelas Proliner memiliki kelebihan power di semua putaran baik atas maupun bawah, selain fungsi utamanya sebagai gas buang,”lanjut Mr.Aco
Mr. Aco akan sedikit membeberkan secara teknis knalpot Proliner yang sudah banyak dipakai team balap nasional. Umumnya knalpot Proliner khusus team balap didesain secara khusus dengan teknik pipa terpisah, memakai istilah P1 dan P2, baru menyambung ke silencer. Sedang lobang diameter menjadi rahasia perusahaan, yang jelas harus disesuaikan dengan kapasitas mesin sesuai risetnya. Juga alur lekukan pipa knalpot, sudah termasuk teknik untuk menjadi penahan udara biar bisa memberikan dorongan saat gas digeber.
Kemudian kenapa harus dibuat terpisah untuk pipa lehernya?, Alasan logisnya yang disampaikan Mr. Aco biar bisa meredam getaran mesin, juga memudahkan pemesangan knalpot yang dilakukan oleh engine buildernya. “ Yang jelas menurut pengalaman saya, kenalpot itu harus bisa berfungsi secara maksimal.
Dan lebih penting dari itu, system gas buang pada knalpot itu idealnya harus ada tahanan udara di dalam pipa. Fungsinya tidak lain untuk bisa menciptakan dorongan tenaga saat gasnya digeber,”tutup Acok. Hebat!!!
Penulis : Nana Triana

