BerandaHeadlineKota Bekasi Butuh Sirkuit Layak

Kota Bekasi Butuh Sirkuit Layak

OtomotifZone.com-Kota Bekasi. Bukan hal baru setiap gelaran para promotor didaerah selalu mengeluhkan langkanya lahan yang layak dan representatif untuk sebuah gelaran otomotif yang mendatangkan banyak orang, tentunya dibutuhkan tempat yang luas, baik untuk lahan parkir, dan venue untuk gelaran itu sendiri.

Keluhan tersebut juga muncul dari promotor gelaran Walikota Bekasi Road Race Championship putaran 2 Minggu kemaren (5/6) yang digelar di sirkuit Non Permanen Vida Bantar Gebang Kota Bekasi, Jawa Barat. Event gagasan Korwil Kota Bekasi ini sepatutnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah terkait, dengan rencana 4 seri yang akan digelar, panitia selalu dipusingkan cari lahan cocok dan aman bagi semuanya, hal tersebut menjadi dilema tersendiri bagi “sang bayi” baru seumur jagung sudah memberi signal kuat pada kepedulian pemerintah daerah, betapa generasi muda didunia balap roda dua juga butuh perhatian khusus.

Komarudin (kiri) ketua Korwil IMI kota bekasi bersama Abdul Rosyad
Komarudin (kiri) ketua penyelenggara bersama ketua KONI Kota Bekasi

“kami adalah Korwil IMI Kota Bekasi sengaja bikin event berseri ini untuk menggeliatkan kembali animo generasi muda untuk kembali menggeluti balap motor dijalur resmi, keluhan masyarakat akan maraknya balap liar kita tangkap dengan gelaran ini, tapi kami juga dilema dengan minimnya lahan yang layak untuk dijadikan sirkuit, kasian generasi muda selalu disalahkan ketika kebut-kebutan dijalan, tapi pemerintah tidak menyediakan lahan untuk adu kebut di lahan yang permanen dan tidak mengganggu ketertiban umum, kalau pemerintah tidak peduli terhadap anak muda siapa lagi, kasian anak-anak selalu dikejar-kelar polisi karena balap dijalan umum” papar Komarudin, sang ketua Korwil juga anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar.

para tokoh otomotif kota Bekasi
Tokoh otomotif kota Bekasi

“sengaja kita siapkan 3 unit sepeda motor diakhir seri agar geliat road race di kota Bekasi ini semakin maju, dan 1 unit motor diseri ini saja kami siapkan sebagai wujud apresiasi kami terhadap para pembalap yang sudah hadir dan berpartisipasi terhadap gelaran ini, seri 2 ini sudah ada peningkatan dari jumlah starter, semoga kedepanya jauh lebih banyak dan meriah”, tambahnya.

Keluhan tersebut rupanya ditanggapi  serius oleh Abdul Rosyad, Ketua KONI Kota Bekasi, “kami memang menyadari Kota Bekasi tidak mempunyai lahan kosong yang luas seperti kabupaten/Kota lainnya, namun kami berusaha keras untuk menyampaikan kepada pemerintah terkait untuk mencarikan dan memberikan lahan layak untuk kegiatan anak muda ini, apalagi kegiatan balap motor adalah salah satu kegiatan dalam agenda KONI Kota Bekasi, karena balap motor masuk dalam cabor PORDA dan PON, jadi mohon untuk bersabar semoga kita bisa dapat lahan yang bagus”.

Semoga saja pa, jangan hanya janji dan angin sorga lho pa, kompetisi balap motor dan kegiatan otomotif lainnya jauh lebih subur dan produktif daripada sepakbola sekalipun, apalagi dalam kegiatan otomotif profesional, jarang sekali menimbulkan keributan dan kerusuhan seperti saat gelaran sepak bola digelar.

Road race dan balap lainnya anti anarkis lho pa……

penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot