BerandaRacing Roda 2GrasstrackMeski Event Grasstrack Digunung, 430 Starter Dan Penonton Tetap memburunya

Meski Event Grasstrack Digunung, 430 Starter Dan Penonton Tetap memburunya

OtomotifZone.com-Cianjur. Bukan hal aneh gelaran balap garuk tanah, Grasstrack sering digelar jauh dari keramaian kota dan hingar bingar lingkungan aktif, namun itulah romantika dan seninya grasstrack tanah air.

Begitupun gelaran Bina Muda Grasstrack Tribute to H. Asep Ishak 2016, meski event tersebut digelar kurang lebih 90 KM dan jauh dari kota cianjur, tepatnya sirkuit Gunung Bitung di kecamatan Cibinong, Cianjur selatan, 13 kelas yang digelar penyelenggara tetap mampu menyedot 430 starter yang datang dari seputaran wilayah Jabar, DKI, Banten, juga da pembalap dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Adik, istri dan anak kompak
Penyelanggara kompak

Event yang digelar mengenang tokoh Grasstrack Cianjur, H Asep Ishak ini memang menjadi ajang pembuka di wilayah Cianjur dan juga Jawa Barat, kerinduan akan ajang ini menjadi magnet  bagi para pembalap, apalagi penyelenggara akan mengganjar 3 unit sepeda motor Jepang disaat final, dimana 3 seri rencananya event ini digelar.

“event ini kami buat untuk mengenang almarhum H. Asep Ishak, sesepuh dan tokoh grasstrack Cianjur Selatan, meski event digagas mendadak, namun animo peserta dan penonton cukup membuat kami puas dan bangga, seri berikutnya pasti kami akan melakukan perubahan layout sirkuit agar jauh lebih panjang, lebar dan tentunya safety”, papar H. Arahman, adik almarhum, selaku ketua penyelenggara diamini Muhamad Fauzi Nugraha sang putra Almarhum didampingi Hj. Dyah Ishak.

2 Juri lomba
Nuke dan Rifki, juri bertugas

Hal tersebut diamini 2 Juri lomba yang bertugas,“kedepanya sirkuit ini harus dirobah, apalagi event ini termasuk bergengsi dengan pembalap senior hadir, karena dulu sirkuit ini dibikin untuk grade C, tentunya harus ada perubahan, dan 1 catatan penting, sebelum event digelar, diwajibkan adanya track inspection, sehingga sirkuit ini memang layak atau engga untuk event tersebut, tapi kami hari sabtu melakukan beberapa perombakan sirkuit untuk mengeliminir kecelakaan fatal”, jelas Nuke Ahdiat dan Rifki.

parkiran muntah
lapang bola penuh motor penonton
penonton membludak
penonton jadi pager hidup

 

Masukan juga datang dari beberapa pembalap senior, “kalau bisa untuk seri 2 dan 3 lebar dan panjang sirkuit ditambah, diperbanyak handycap agar kompetisi semakin enak ditonton dan juga tentunya faktor safety lebih utama”, harap Savona Oky, Lantian Juan, Sandi Irawan dan Tommy MJ.

Suksesnya gelaran terlihat dari tidak ada kejadian kecelakaan saat race, tertibnya penonton, meski merangsek disisi lintasan, namun semua aman terkendali.

sang juara Bebek modif 4t 130 cc senior
Sandi Irawan
Lantian Juan. Eka Letoy dan Savona Oky
Ki-Ka :Lantian, Eka dan Savona

 

Jalan terjal berliku, aspal mengelupas akibat gerusan air hujan dan kualitas pengaspalan kurang maksimal, menjadi tantangan tersendiri bagi peserta, penonton dan juga OZ dalam untuk sampai ke sirkuit, namun ajib bin gila bro, puluhan ribu pasang mata penontonpun menutupi lintasan sepanjang kurang lebih 800 meteran ini.

Geliat bagus untuk Grasstrack Jawa Barat, tinggal dimaintenance dengan baik, balap garuk tanah akan menjadi industri otomotif ditatar sunda.

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot